26.4 C
Bandar Lampung
Selasa 7 Juli, 2020 15:09 WIB
Beranda Zulhas : Mahasiswa Perlu Didengar, Bukan Dipukuli
Array

Zulhas : Mahasiswa Perlu Didengar, Bukan Dipukuli

RMOLLampung. Dihujani kritikan mahasiswa saat road show kampanye Prabowo-Sandi di beberapa titik Jawa Tengah, Zulkifli Hasan mengatakan mahasiswa perlu didengar pendapatnya, bukan dipukuli.

“Mahasiswa itu harus disayangi, mahasiswa itu harus dicintai, harus didengarkan pendapatanya, karena pemuda dan mahasiswalah negeri ini bisa seperti ini. Jadi, kita berhutang budi dengan mereka,” katanya.

Zulhas, panggilannya, mengatakan kritikan mahasiswa itu harus ditanggapi secara bijak karena memang karakter mahasiswa yang memiliki jiwa kritis.Mereka harus didengar, ujarnya.

“Mahasiswa itu harus didengar, harus diapresiasi, diberikan tempat, diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan aspirasi mereka. Jangan dipukuli,” ujar ketum PAN itu kepada Kantor Berita RMOLL di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9).

Zulhas mengakui saat turun di Jateng, dirinya bertemu dengan mahasiswa. Saat di hotel pun, mahasiswa juga mendatangi dirinya.
 
“Memang gitu mahasiswa, ada yang kritik, ada yang keras, memang zamannya, memang masa mereka. Ada yang berapi-api ada juga waktu di Solo itu yang pakai spanduk,” katanya.

Pada intinya dia mengingatkan kepada pemerintah untuk tidak represif terhadap mahasiswa. Karena bagi Zulhas, mahasiswa adalah tulang punggung bangsa di kemudian hari.

“Jadi mahasiswa mesti disayangi, jangan diseret-seret, jangan dibungkam, kalau mereka keras, mereka kritis memang masanya seperti itu. Kalau tidak begitu, bukan mahasiswa namanya,” pungkasnya. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

UAS Bermimpi Prabowo Jadi Presiden

 Publik mungkin belum melupakan ketika masa Pilpres 2019 lalu, Ustadz Abdul Somad, yang akrab disapa UAS, melakukan tatap...

PAD Tak Tercapai, Wali Kota: Pengusaha Belum Maksimal Setor Pajak

 Tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandarlampung, menurut Wali Kota Herman HN lantaran pengusaha yang bandel...

Dipertanyakan, Lamanya Publikasi Gugatan Hasil Pilpres 2019

Hersubeno Arief, wartawan senior asal Lampung, mempertanyakan lamanya publikasi putusan Mahkamah Agung (MA) soal gugatan sengketa Pilpres 2019. Putusan MA yang membatalkan kemenangan Jokowi pada...

Yusuf Kohar Makin “Mesra” Dengan PDIP, Empat Mata Dengan Wiyadi

Yusuf Kohar, bakal calon wali Kota Bandarlampung yang didukung Partai Demokrat, langkahnya tampak semakin "mesra" dengan PDI Perjuangan. "Kalau PDIP mah, Inya-Allah, jalan terus," ujarnya...
Translate ยป