Yusdianto/Net

Dr. Yusdiyanto, SH, MH mengatakan tak ada legitimasi Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto bisa rangkap jabatan sebagai komisaris utama (komut) Bank Lampung.

Fahrizal Darminto digadang-gadang menjadi komisaris utama Bank Lampung dengan alasan mewakili pemilik saham terbesar bank tersebut.

“Belum ada regulasi yang mengizinkan dan memperkenankan adanya rangkap jabatan,” ujar dosen HTN Universitas Lampung itu dalam “catatan hukumnya”, Kamis (27/2).

Alasan Yusdianto, hal itu juga melanggar etika penyelenggara negara dan kepatutan sebagai pejabat publik dalam hal ini sebagai sekretaris daerah provinsi.

“Tidak ada alasan untuk melegitimasi adanya rangkap jabatan sekdaprov merangkap pula sebagai komisaris utama Bank Lampung,” tandasnya.

Menurut dia, rangkap jabatan dapat mendorong dan menyebabkan pemanfaatan suatu jabatan untuk kepentingan jabatan lainnya.

Bila alasannya untuk pengawasan, katanya, bukankah dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas telah gamblang yakni melalui rapat umum pemegang saham (RUPS).

Bila sekdaprov merangkap sebagai komisaris utama Bank Lampung, sudah pasti, katanya, akan menimbullkan konflik kepentingan.

Catatan hukum lengkap Yusdianto tentang pencalonan sekdaprov dalam dilihat di https://rmollampung.id/catatan-hukum-sekdaprov-rangkap-komut-bank-lampung/

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here