RMOLLampung. Film Istirahatlah Kata-Kata yang mengangkat penyair Widji Thukul dalam pengasingan, akan diputar di Lamban Sastra, Jl Raden Saleh, Tanjungsenang, Kamis, 26 September 2019, malam.

Widji Thukul adalah penyair yang jadi martir dari rezim Orde Baru. Ia hilang tak tahu rimba. Apakah penyair yang dikenal dengan “Hanya satu kata: Lawan” ini telah dihabisi atau lainnya.

Film berdurasi 100 menit ini ditayang kerja sama dengan Klub Nonton Lampung.

“Ini film berkisah tentang seorang Thukul yang penyair,” kata Nada.

Ia menyebutkan, untuk Pekan Puisi 2019 , film ini masih relevan.

“Bagaimana kata-kata diistirahatkan oleh suatu rezim, namun semangat berkarya dan kritis tak boleh istirahat,” ungkap sineas muda itu.

Pada acara  nonton bareng ini akan menghadirkan pembicara Dede Safara, Iin Muthmainah, dan Isbedy Stiawan ZS.

“Saya berharap 3 pembicara menyorot dari tiga sudut pandang berbeda,” ungkapnya.

Sementara Direktur Lamban Sastra, Agusri Junaidi, mengatakan semula pihaknya ingin pula menayangkan film “Dead Poet Society“. “Tapi sulit mencari film itu sekarang,” ujarnya. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here