23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 02:02 WIB
Beranda PERISTIWA Warga Aksi Tolak Jika Ada Pemakaman Covid-19 Lagi Di Kotabaru

Warga Aksi Tolak Jika Ada Pemakaman Covid-19 Lagi Di Kotabaru

Warga spontan aksi menolak jika ada rencana pemakaman lagi pasien covid-19 di kawasan Perkemahan Kotabaru, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung SelatanĀ  Jumat (3/4), sejak pukul 14.45 WIB.

Ada dua liang lahat baru digali diantara makam korban pertama covid-19 di Lampung/RMOLLampung

Pemakaman pasien 02 covid 19 pertama yang meninggal sebelumnya di RSUD Abdul Moeloek, Selasa (31/3), MISF (35), warga Kotabaru merasa kecolongan.

Kali ini, ketika eskavator kembali menggali makam baru pukul 14.00 WIB, warga spontan ramai-ramai menolak jika ada pemakaman kembali korban covid-19.

“Saya sudah jelaskan kepada warga, pemakaman tidak berbahaya. Namun, mereka bilang jika aman kenapa tidak dekat rumahnya,” ujar Maryono.

Warga berkerumun menolak pemakaman selanjutnya covid-19 di Kotabaru/RMOLLampung

Maryono, kaur Pemerintahan Desa Purwotani, Kecamatan Jatiagung kepada Kantor Berita RMOLLampung kewalahan meredam kemarahan warga.

MISF baru bisa dimakamkan sehari setelah meninggal dunia akibat adanya penolakan warga Kelurahan Batuputu, Kecamatan Telukbetung Barat, Kota Bandarlampung, Senin (30/2).

 

 

2 KOMENTAR

  1. Klo hal tersebut menimpa kluarga meraka yg menolak pemakam seperti apa perasaan mereka??
    Tidak seorang pun yg mau mati karena covid-19 ini,tapi itulah suratan takdir.
    Saya rasa tidak perlu adanya penoakan ini,karena yg digunakan itu tanah milik pemda lampung.
    Kalau adanya alasan takut tertular covid-19 saya rasa sopir mobil zenasah dn tim medis yg membawanya sudah mati dulan karna mereka yg lebih dekat daripada orang-orang yg menolak pemakaman tersebut.
    Dan apa yg meraka lakukan sama halnya tidak mengindahkan himbuan dari kapolri,larangan untuk berkerumun demi memutus mata rantai cobid-19.
    Dan tanpa ada yg mengomando saya rasa masa tidak mungkin berkerumun.itulah yg menjadi tugas polisi untuk mencari siapa yg jadi komando masa tersebut dn memberi wawasan yg luas tentang virus ini.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Ekonom UI: Omnibus Law RUU Ciptaker Bagian Pendekatan Institusi Pasca Covid-19

Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja adalah bagian dari pendekatan institusional yang perlu dilakukan pasca pandemi Covid-19. Demikian pandangan yang dikemukakan ekonom dari...

Riset: Virus Corona Serang Kekebalan Tubuh, Seperti HIV?

Peneliti dari Shanghai dan New York menemukan jika virus corona yang menyebabkan Covid-19 dapat membunuh sel-sel kekebalan tubuh. Padahal sel-sel kekebalan inilah yang seharusnya membunuh...

Bukan Cuma Ojol Butuh Bantuan, Banyak Pekerja Lain Terdampak Pandemik Covid-19

Pemerintah seharusnya lebih objektif dan adil menyalurkan bantuan terhadap pekerja yang terdampak akibat kebijakan penanganan pandemik Covid-19. Tidak hanya ojek online saja yang seharusnya diperhatikan,...

AS: China Harus Terus Terang, Virus Corona Dari Lab Virologi Di Wuhan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berusaha mencari bukti kemungkinan virus corona baru atau SARS-CoV-2 berasal dari laboratorium virologi di Wuhan, China. Seperti dilansir Kantor Berita...
Translate Ā»