23.8 C
Bandar Lampung
Jumat 5 Juni, 2020 23:09 WIB
Beranda DAERAH Warga Tewas Tersengat Perbaikan Kabel, PLN Buru-Buru Bilang Murni Kecelakaan

Warga Tewas Tersengat Perbaikan Kabel, PLN Buru-Buru Bilang Murni Kecelakaan

RMOLLampung. Supervisor Teknik PLN Cabang Pringsewu Imam Supraditio mewakili kepala Cabang PLN  Pringsewu Boy Sidabalok langsung “cuci tangan” atas tewasnya seorang warga tersengat listrik di wilayahnya.

Imam Suprapditio langsung menyatakan bahwa musibah tersebut murni karena kecelakaan. “Saya nyatakan ini murni karena kecelakaan dan pekerjaan tersebut bukan pekerjaan PLN melainkan pekerjaan pihak ke tiga atau vendor,” katanya.

Ditambahkannya lagi, pekerjaan penggantian jaringan listrik yang menewaskan Sarwono (40), warga Rt. 019 Rw. 05 Pekon Waringinsari Timur Kecamatan Adiluwih, Minggu (21/10), belum diserahterimakan ke PLN Pringsewu.

Biar makin “bersih” musibah tak ada kaitannya dengan PLN, Supraditio menegaskan lagi bahwa karena pekerjaan tersebut belum diserahterimakan ke PLN jadi belum milik PLN, masih milik vendor atau pihak ke tiga.

Menurut dia, PLN Pringsewu sudah datang ke tempat peristiwa.”Kita datang ke sana untuk melihat kebenaran tentang kejadian tersebut dan mematikan arus listrik dari gardu,” katanya, Senin (22/10).
.
Selain itu, petugas PLN juga sudah membawa korban ke puskesmas.  “Sampai saat ini, kami belum mengetahui siapa nama korban dan keadaannya seperti apa,” kata Imam Supraditio.

PLN ingin masalah tersebut diselesaikan dengan secara kekeluargaan dan telah menemui Kepala Pekon Waringin Sari Barat Woto Siswoyo dan Kepala Pekon Waringun Sari Timur Mustofa.

Polsek Sukoharjo sendiri sudah langsung turun mengengecek TKP, korban, juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meminta keterangan dan pengumpulan bahan keterangan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti berupa gulungan kabel PLN.

“Untuk Sementara pihak korban menyatakan akan berkoordinasi dengan keluarga besar mengenai langkah yang akan ditempuh selanjutnya baik menuntut secara hukum atau pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” ujar Kapolsek Sukoharjo AKP Wahidin.

“Korban luka bakar di perut sebelah kiri dan luka lecet kaki sebelah kiri,” kata Kapolsek Sukoharjo AKP Wahidin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si, Senin (22/10).

Ketika peristiwa tersebut, korban bersama Marsidi (50) hendak mengangkut pupuk dari teras rumah Sudirman (36). Dekat tumpukan pupuk itu, ada tiga gulungan kabel listrik PLN yang tengah dibenahi rekanan PLN.

Setelah dilakukan visum di Puskesmas Sukoharjo, korban dibawa pulang ke rumahnya di Pekon Waringin Sari Timur, Kecamatan Adiluwih, untuk dimakamkan. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu. Ia...

Rapid Test Di Diskes Lampung Bayar Rp 350 Ribu

 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung yang juga wali santri, mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu...

Gempa Tektonik 4,9 SR Di Lepas Pantai Kabupaten Pesisir Barat

Gempa tektonik berkekuatan 4,9 scala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung,Jumat (5/6), pukul 11.04 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),...
Translate »