Wacana Calon DOB Cukuh Bandakh Lima Kembali Dihembuskan

•DAERAH
externalexternalexternalexternal
Wacana Calon DOB Cukuh Bandakh Lima Kembali Dihembuskan
Siruwaya Utamawan/ Ist

Article Header Image - Wacana pemekaran daerah baru di Kabupaten Tanggamus yakni Calon Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Cukuh Bandakh Lima kembali dihembuskan. 

Ketua Umum Presidium DOB Kabupaten Bandakh Lima, Siruwaya Utamawan mengatakan, rencana pemekaran kabupaten baru itu sudah sejak lama digaungkan oleh tokoh masyarakat dan tokoh adat dari 5 kecamatan.

Bahkan, sudah dikoordinasikan dengan.pihak Kementerian Dalam Negeri melalui tim kecil yang dibentuk kepanitiaan. 

Menurut dia pemekaran daerah semakin banyak dilakukan setelah diberlakukannya otonomi daerah, agar daerah dapat mengelola wilayah secara maksimal. Terlebih letak geografis lima kecamatan itu sangat jauh dari ibu kota Tanggamus. 

Dijelaskan Siruwaya, wilayah cukuh balak itu merupakan kampung tua dari lampung pemingir yang terpingirkan, kurang mendapatkan perhatian sehinga terisolir dan lambat pbangunannya.

Karena menurut dia, seyogyanya pekon-pekon tua itu tidak bisa dipisahkan dari sejarah yang ada lampung, atas dasar itu kami berupaya mencari solusi agar dapat mewujudkan impian lahirnya kabupaten baru di wilayah Lampung Peminggir. 

"Untuk pemenuhan wilayah sudah mencukupi yang meliputi Kecamatan Limau, Cukuh Balak, Bulik, Kelumbayan dan Kelumbayan Barat. Meski Moratorium Otonomi Baru belum dicabut, kami akan tetap memperjuangkan. Alhamdulilah tokoh-tokoh kita yang ada di luar daerah sangat mendukung rencana ini," jelasnya via sambungan telepon. Minggu (4/2/2024) malam.

Semoga dengan lahirnya Presidium Daerah Otonomi Baru dibawah kepemimpinannya, akan menstimulasi gagasan guna mewujudkan harapan masyarakat akan hadirnya pemerataan pembangunan, dan mempermudah akses layanan publik serta peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

Hal senanda juga diungkapkan, Wahyan, tokoh masyarakat kecamatan Bulok. Menurut dia, pemekaran wilayah di Kabupaten Tanggamus akan memberi kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang. Karena dengan adanya pemekaran wilayah, maka akan dibangun fasilitas-fasilitas penunjang untuk meningkatkan kemampuan generasi muda.

"Upaya para tokoh tersebut salah satunya adalah dengan membentuk Presidium, dan mendaulat Siruwaya Utamawan, S.E., CACP sebagai Ketua Umum, saya (Dr. Wahyan, S.E., M.M) sebagai Sekretaris Umum,juga menunjuk Drs. Rusli Soheh, M.M., sebagai Ketua Harian," imbuhnya.Article Image

Editor : Adi Pranoto

Kata Kunci


Berita Terkait