23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 00:29 WIB
Beranda FOOTNOTE Untung-Rugi Loncatnya Ahok Ke PDI Perjuangan

Untung-Rugi Loncatnya Ahok Ke PDI Perjuangan

RMOLLampung. Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama sudah tak sabat loncat ke PDI Perjuangan usai bebas dari tahanan dan jelang Pilpres 2019. Berbagai komentar mengiringinya.

Sebelum loncat ke partai besutannya Megawati Soekarnoputri pekan lalu, Ahok pernah menjadi kader Partai Indonesia Baru (PIB), Partai Golkar, dan terakhir Partai Gerindra.

Pemerhati politik sekaligus Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengatakan, bergabungnya Ahok dengan partai berlambang banteng moncong putih bukan hal yang luar biasa.

“Bergabungnya Ahok ke PDIP tidak mengejutkan,” ujar Iwel seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/2).

Pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat diusung oleh PDIP.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago, Sabtu (9/2), mengatakan dengan bergabungnya Ahok ke PDI Perjuangan bisa membuat Ahoker (pendukung Ahok) all out mendukung Jokowi.

“Ahoker masih malu-malu dan belum bisa move on, sehingga belum bisa all out mendukung kembali Jokowi dan media sosial Jasmev kembali bisa mengudara,” direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini.

Namun, kata Pangi, bergabung mantan narapidana penistan agama itu ke PDIP sebetulnya lebih banyak mudarat, tidak terlalu menguntungkan bagi pertumbuhan elektabilitas PDIP.

“Saya melihat justru PDIP sedang mempertaruhkan citra stempel partai pendukung penista agama,” katanya.

Menurutnya, ada dua kerugian besar bergabung Ahok ke PDIP. Pertama, PDIP agak kesulitan bahkan bisa gagal mengambil dan memperluas fokus basis segmen pemilih kanan atau pemilih populisme Islam.

Kedua, ceruk segmen pemilih Ahok dengan pemilih kantong basis nasionalis PDIP itu sama irisannya. Bergabungnya Ahok hanya ingin mempertegas PDIP sebagai partai nasionalis.

“Jadi, bergabungnya Ahok hanya akan memperkuat basis pemilih nasionalis, mempertegas PDIP sebagai partai nasionalis,” katanya.

PDI Perjuangan punya potensi gagal mengambil ceruk segmen pemilih kanan mayoritas Islam, apalagi tingkat resistensi terhadap Ahok dari pemilih muslim dan Alumni 212 dan seterusnya masih sangat tinggi.

“Luka itu masih cukup mengangah, membutuhkan waktu juga bagi umat Islam,” tutup Pangi. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu. Ia...

Rapid Test Di Diskes Lampung Bayar Rp 350 Ribu

 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung yang juga wali santri, mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu...

Gempa Tektonik 4,9 SR Di Lepas Pantai Kabupaten Pesisir Barat

Gempa tektonik berkekuatan 4,9 scala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung,Jumat (5/6), pukul 11.04 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),...
Translate ┬╗