32 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 15:10 WIB
Beranda OPINI VAN JOENED Untuk Kolonisasi, Mbak Pur Borong Partai

Untuk Kolonisasi, Mbak Pur Borong Partai

Episode 8

SEMBARI menikmati Nasi Lodho, makanan khas Jawa Timur dari Tulungagung, terjadi perbincangan serius terkait situasi di kawasan Pabrik Permen. Berbagai niat dan rencana, telah disusun klimis, bak rambut perjaka Bujung Tenok masa lalu yang dipenuhi minyak rambut Tancho.

Disela-sela mengenyam Kerupuk Gadung diantara seruputan Kopi Tubruk, dituturkan beragam cerita yang terurai dengan baik. Semua terkait dengan rencana besar untuk mendudukkan Juned di kursi gubernur, menggantikan Ronald. Semua terlihat begitu indah, istilah anak muda masa kini:nge-gampangin.

Syahwat untuk menaklukkan kekuasaan di kawasan Pabrik Permen terdengar begitu mudah. Hanya dengan satu jenis amunisi: Uang! Inilah letak point penting untuk meraih kekuasaan. Tak peduli dengan yang lain. Demokrasi Uang.

Seluruh paparan rencana yang disusun, memang merupakan penterjemahan atas birahi Mbak Pur untuk meng-kolonisasi kawasan Pabrik Permen. Tak ada pilihan lain. Rakyat, partai, dan kontestan lain, dipandang sebelah mata.

Situasi yang demikian, tampak menjadi suatu kewajaran. Mengapa? Mereka menggunakan hipotesis bahwa: rakyat, partai, dan kontestan lainnya bisa diruntuhkan dengan kekuatan uang.

Karl Poliyani dalam The Great Transformation seperti yang diikutif Elizabeth Fuller Collins, berujar, apakah pendatang baru itu membutuhkan tanah demi kekayaan yang terkadung di dalamnya, atau apakah dia cuma ingin mendesak penduduk asli memproduksi surplus pangan dan bahan mentah, sering kali tidak relevan; Juga tidak banyak bedanya apakah warga pribumi itu bekerja di bawah supervisi langsung pendatang baru ataukah hanya di bawah satu bentuk tekanan tak langsung, karena dalam setiap kasus, apa saja, sistem sosial dan budaya penduduk pribumi harus dihancurkan. Pandangan Karl, tampaknya beriringan dengan apa yang disampaikan Jacob tentang Kleptokrasi.

Dalam kekinian, situasi seperti yang digambarkan Karl dan Jacob bisa terlihat dan dirasakan dengan nyata. Utamanya disekitar Pabrik Permen ataupun pada kawasan yang lebih luas lagi. Mbak Pur sangat memahami situasi. Sebagai pebisnis dia sungguh serius untuk menciptakan situasi yang demikian. Mbak Pur paham, gerakan-gerakan yang dilakukan masyarakat dan politisi, termasuk para penggiat keadilan, lebih cendrung merupakan gerakan bisnis, dalam arti meminta jatah, ketimbang gerakan yang bersifat ideologis.

Sejak jauh hari, apalagi menjelang pemilihan gubernur, Mbak Pur dan Guntur sudah melakukan simulasi dan menata bidak-bidak di papan catur. Siapa yang menjadi pion, peluncur, banteng, dan perdana menteri. Hanya posisi raja saja yang tidak dialokasikan, sebab Mbak Pur duduk disana.
T: Seperti apa perspektif anda soal Pilgub?

Mbak Pur: The point of no return. Juned harus jadi. Apapun kami lakukan.

T: Misalnya?

Mbak Pur: Tim sedang bekerja. Ada tim hore-hore, ada tim eksekusi. Nah tim eksekusi ini khusus menangani partai-partai.

T: Sejuahmana perkembangannya?

Mbak Pur: Tim Hore-hore masih belum maksimal. Sekarang kita pacu secara massif. Ini penting untuk menegakkan eksistensi Juned di mata publik. Tim Eksekusi sudah bergerak, hasilnya cukup baik.

T: Maksudnya?

Mbak Pur: Mereka sudah berhasil mencapai titik temu dengan beberapa partai. Tadinya mereka masih hilir mudik dengan kontestan lain. Kita akan maksimalkan agar hanya ada dua kontestan.

T: Dua kontestan?

Mbak Pur: Masyarakat jangan diberi kesempatan untuk banyak pilihan. Cukup dua. Sudah ada tiga partail yang berhasil menemukan titik temu, terkait syarat dan persyaratan koalisi. Hanya tinggal masuk tahapan akhir.

T: Jika hanya tiga parpol, kan bisa ada tiga kontestan?

Mbak Pur: Tiga yang diluar, tambah satu yang kita miliki kan jadi empat. Sudah 35 kursi. Sekarang sedang dilakukan negoisasi dengan yang lain. Mereka sudah buka pintu. Ada satu kandidat yang cukup massif bersosialisasi, sudah merapat kekita.

T: Bisa dijelaskan kandidatnya?

Mbak Pur: Yang pasti mereka sudah dialog dan membuka pintu negoisasi. Berapa pun yang mereka minta untuk ganti rugi, kita penuhi. Ada tambahan bonuslah.

T: Kapan target waktunya?

Mbak Pur: Lebih cepat lebih baik. Tentu kita juga mengukur kesiapan. Akan banyak kejutan-kejutan.

T: Aman dong posisi Juned?

Mbak Pur: Sangat aman. Kan ada yang ngotot bersosialisasi Nyagub tapi sebenarnya Nyalo.

T: Bisa begitu?

Mbak Pur: Sejak awal saya katakan, mereka sangat bisa dinilai dengan uang. Sangat terukur. Ini hanya soal cara.

T: Berapa besar anda siapkan dana untuk Juned?

Mbak Pur: Tidak terbatas. Ini sebuah pertaruhan, baik secara bisnis ataupun pribadi.

T: Begitu percaya anda atas keberhasilan ini?

Mbak Pur: Tentu. Laporan dan evaluasi yang kita lakukan sudah menyempit. Terakhir malam ini, partai bintang kehidupan sudah 99 persen menuju eksekusi.

T: Dimata anda, sudah selesai dong Pilgub?

Mbak Pur: Belum. Setelah September, kita perkirakan komposisi koalisi sudah clear. Masih ada hal-hal kecil yang perlu kita selesaikan.

T: Jadi jumlah koalisinya berapa?

Mbak Pur: Target minimal 7 partai.

T: Cukup segitu?

Mbak Pur: Cukup pantaslah untuk mendudukkan Juned jadi Gubernur.

T: Ada aspek lain, selain partai?

Mbak Pur: Tentu ada. Tidak bisa berdiri sendiri. Aspek penyelenggara dan keamanan juga menjadi perhatian khusus.

T: Terakhir, bagaimana nasib Ronald?

Mbak Pur: Sangat tergantung. Kita lihat nanti. Bila dia bersedia melaksanakan konsep kolonisasi, kita pertimbangkan. Saat ini hanya Juned yang siap untuk program ini. Namun kita juga mempersiapkan yang lain. Tidak ada skenario tunggal.(d)

Sumber : Yusuf Yazid

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Mbak Pur dan Hati Yang Luka

Episode 13 HARI cepat berlalu, seperti desingan peluru. Tibalah hari Rabu, bercuaca cerah. Mbak Pur, Guntur dan...

Ketika Guntur Borong Partai

Episode 12 GUNTUR bergerak cepat. Bermodal kekuatan uang yang dimiliki, tingkat percaya dirinya sangat tinggi. Setelah menghambat laju...

Ketika Mbak Pur Gairah Kawin Paksa

Episode 11 RENCANA awal Guntur dan Mbak Pur yang sudah dikubur, tampaknya kembali. Ronald dan Juned tetap...

Ketika Mbak Pur Birahi Gembosi Dangsus

Episode 10 TAMPAKNYA skenario Mbak Pur menciptakan dan menggalangkan para pengkhianat disekitar Ronald, kian berhasil. Sebagian dari...
Translate »