Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Labuhan Jukung Ditemukan Tewas

•DAERAH
externalexternalexternalexternal
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Labuhan Jukung Ditemukan Tewas
Proses evakuasi/dok

Article Header Image Pencarian nelayan yang hilang di perairan Labuhan Jukung, Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, berakhir duka. Sahroni (45) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis dini hari, 22 Oktober 2026, setelah tiga hari pencarian.

Korban ditemukan sekitar pukul 00.10 WIB oleh Tim SAR gabungan setelah menerima informasi dari nelayan setempat yang melihat keberadaan jasad korban di laut.

Komandan Unit Siaga SAR Pesisir Barat, Ari Wiranata, mengatakan korban ditemukan sekitar tiga mil laut ke arah barat laut dari lokasi kejadian yang diperkirakan.

“Sekitar pukul 00.10 WIB, korban berhasil ditemukan pada koordinat 5°11’30.97” LS dan 103°54’43.16” BT, atau sekitar 3 mil laut arah barat laut dari lokasi kejadian yang diperkirakan,” ujar Ari dalam keterangan resminya.

Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD KH M. Thohir Krui untuk penanganan lebih lanjut.

Sahroni sebelumnya dilaporkan hilang setelah mengalami man over board (MOB) atau terjatuh dari kapal di perairan Labuhan Jukung.

Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian sejak laporan kejadian diterima. Penyisiran dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk menjangkau sejumlah area perairan.

Upaya pencarian meliputi penyisiran berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction, pemantauan visual, penggunaan drone, hingga meminta bantuan nelayan setempat untuk memantau keberadaan korban.

Namun, pencarian selama dua hari sebelumnya belum membuahkan hasil. Kondisi cuaca menjadi salah satu kendala yang dihadapi tim di lapangan, terutama gelombang tinggi dan angin kencang.

Pada hari ketiga pencarian, tinggi gelombang dilaporkan mencapai 1,5 hingga 2,5 meter sehingga memengaruhi proses penyisiran di laut.

Operasi kemanusiaan tersebut melibatkan unsur Basarnas, BPBD Kabupaten Pesisir Barat, Ditpolairud Polda Lampung, Satpolairud Polres Pesisir Barat, Koramil dan Polsek Pesisir Tengah, Puskesmas Pesisir Barat, serta masyarakat dan nelayan setempat.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Basarnas Lampung mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang membantu proses pencarian hingga korban ditemukan. Article Image

Editor : Tuti Nur Khomariyah

Kata Kunci


Berita Terkait