23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 02:58 WIB
Beranda EKONOMI Terdampak Covid-19, 12 Hotel Di Bandarlampung Tutup

Terdampak Covid-19, 12 Hotel Di Bandarlampung Tutup

 Akibat pencegahan penyebaran covid-19 yang menganjurkan masyarakat untuk di rumah saja, membuat 12 hotel di Bandarlampung tutup operasional.

Wakil Sekretaris Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Lampung, Raban mengatakan terjadi penurunan hunian antara 70-80 persen dari sebelum ada covid-19.

“Dari 31 Maret hingga 1 April tercatat ada 12 hotel yang tutup operasi sementara karena memang hunian sangat rendah sekali. Hunian itu antara 4-5 orang,” Kata Raban saat ditemui di Hotel Bukit Randu, Senin (6/4).

Menurutnya, sebagian hotel di Lampung telah mengistirahatkan atau merumahkan karyawan, menggurangi pemakaian listrik, dan penjualan menggunakan sistem blok.

“Kita juga telah mengajukan ke gubenur Lampung, walikota, dan bupati masing-masing daerah untuk memberikan simulus terhadap oprasional PHRI Lampung,” jelasnya.

Stimulus yang diajukan seperti pengurangan beban hingga 100 persen untuk pajak BPN 1, pajak penerangan jalan, pajak PPH 21, pajak PPH 25, pajak air, retribusi sampah, dan pajak BPJS Ketenagakerjaan. “Sedangkan permintaan kita kepada PLN, kalau itu ada beban bisa dihilangkan. Jadi kita membayar ke PLN sesuai pemakaian dululah,” ujarnya.

Lanjutnya, pengajuan stimulus ini kalau bisa 6 bulan ke depan dari April hingga September, karena situasi saat ini belum membaik.

“Kalau dari gubernur sudah menerbitkan himbauan ke bupati, walikota. Tinggalkan ada kewenangan di masing-masing kabupaten kota,” jelasnya.

Mengenai keringanan 50 persen dari Bulan April hingga Mei dari Walikota Bandarlampung, Raban berharap masih bisa lebih. Kalau bisa permintaan hingga 100 persen selama 6 bulan.

“Mungkin bisa dipertimbangan karena memang situasi saat ini sangat sulit untuk kami oprasional. Jadi sekarang ini oprasi mengurangi kerugian. Nanti kita lihat suratnya, kalau masih memungkinkan akan kita ajukan kembali,” jelasnya.

12 hotel yang tutup operasional sementara diantaranya Hotel Yunna, Hotel Sheraton, Kampung Wisata Tabek Indah, Swiss Belhotel, Rumah Kayu, Hotel Bandara Syariah, Hotel Sahid, Nusantara Syariah, Hotel Emersia, Hotel Marcopolo, Lembah Hijau dan Suak Sumatera Resort.

“Sampai saat ini teman-teman dari PHRI Bandarlampung belum menyampaikan batas waktu sampai kapan akan kembali beropasional,” pungkasnya.

EDITOR : ADI

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Dua PDP Meninggal Dari Bandarlampung Tak Miliki Riwayat Perjalanan

 Dua Pasien dalam Pengawasan (PDP) dari Kota Bandarlampung dinyatakan meninggal dunia. Keduanya tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar...

Positif Covid-19 Lampung Bertambah Satu, Sembuh

 Jumat, 5 Juni 2020 ada satu penambahan pasien konfirmasi positif Covid-19. Sehingga jumlahnya menjadi 141 orang.

Positif Covid-19 Bertambah 4 Orang, Salah Satunya Anak-Anak 12 Tahun Dari Pesibar

 Pasien konfirmasi positif Covid-19 di Lampung per Kamis, 4 Juni 2020 mengalami penambahan 4 orang. Sehingga, jumlahnya menjadi...

Pasien Covid-19 Lampung Tidak Bertambah, 3 Orang Sembuh

 Kabar baik penanganan Covid-19 di. Tidak ada penambahan pasien konfirmasi positif Covid-19 di Lampung per Rabu, 3 Juni...
Translate »