23.8 C
Bandar Lampung
Minggu 31 Mei, 2020 05:21 WIB
Beranda EKONOMI Telur Surplus Daya Beli Turun Di Lampung, Koperasi Dan PT CPI Bagikan...

Telur Surplus Daya Beli Turun Di Lampung, Koperasi Dan PT CPI Bagikan Telur

Produksi telur surplus daya beli turun, Koperasi Pinsar Petelur Nasional (PPN) Lampung Sejahtera bersama PT CPI Feedmill membagikan dua ton telur terbaik kepada 950 kepala keluarga (KK) yang terdampak pandemi Covid-19 di Kota Bandarlampung dan Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (6/5).

Sehari, peternak Lampung yang tergabung dalam PPM memproduksi 250 ton telur, kata Ketua PPN Lampung Ir. Jenny Soelistiani, MM. “Telur dikirim ke Jakarta 30 ton sampai 50 ton per hari,” katanya lewat relis yang dikirim ke Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (6/5).

Selain membagikan telur kepada warga terdampak Covid-19, PPN juga berencanakan menggelar bazar telur. “Kita, termasuk instansi terkait, harus menjaga peternak agar terus semangat memproduksi telur untuk ketahanan pangan kita saat turunnya daya beli masyarakat saat ini,” katanya.

GM Marketing CPI Feedmill Hadi Wudajad mengatakan pabrik sengaja membeli telur dari para peternak anggota koperasi yang mengalami kerugian akibat harga jual lebih rendah dari biaya produksi untuk kemudian dibagikan kepada warga terdampak Covid-19.

Telur-telur tersebut dibagikan kepada warga Desa Rejomulyo dan Desa Serdangsari, Kecamatan Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan serta warga sekitar pabrik, Jl. Sutami, Kecamatan Sukarame, Kota Bandarlampung.

Dia berharap dengan mengonsumsi telur dapat meningkatkan imunitas dalam menghadapi Covid-19. “Akibat pandemi Covid-10, masyarakat mengalami penurunan daya beli sehingga berdampak terhadap konsumsi protein hewani,” katanya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Menko Perekonomian Jamin Stok Cukup, Kaji Lumbung Pangan Baru

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menjamin stok pangan utama di Tanah Air mencukupi selama penanganan pandemi Covid-19. Pemerintah bahkan mengkaji pembangunan lumbung pangan baru...
Translate »