RMOLLampung. Terdakwa Taufik Rahman terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan melakukan suap terhadap anggota DPRD Lampung Tengah.

Kadis Bina Marga Lampung Tengah itu diganjar hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan.

Hal tersebut terungkap dalam amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, M Arifin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (16/7).

Sebelumnya Taufik dituntut dengan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan penjara.

Selain itu, majelis hakim memerintahakan jaksa KPK membuka blokir rekening terdakwa di Bank Syariah Mandiri, Bank Mandiri, dan Bank Lampung.

Hakim menyatakan Taufik terbukti melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Seperti diberitakan sebelumnya, aliran uang yang diberikan Taufik kepada anggota DPRD Lampung Tengah, yaitu Natalis Sinaga, Rusliyanto, Achad Junaidi Sunardi, Raden Zugiri, Bunyana dan Zainuddin.
 
Uang suap tersebut bertujuan agar anggota DPRD memberikan persetujuan terhadap rencana pinjaman daerah Kabupaten Lampung Tengah kepada PT Sarana Muti Infrastruktur (Persero) sebesar Rp 300 miliar pada tahun anggaran 2018.[don]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here