Tak Sesuai Gambar, Gorong-Gorong Dibongkar

•DAERAH
externalexternalexternalexternal
Tak Sesuai Gambar, Gorong-Gorong Dibongkar
Foto: Istimewa

Article Header Image Pasca penghentian aktivitas kerja, proyek Gorong-Gorong Ruas Jalan Provinsi 5 di Batu Balai Kotaagung Timur, dibongkar dan mandor mengakui kekeliruan pelaksanaan proyek. 

Pernyataan itu disampaikan Sugiyanto, mandor yang sekaligus sebagai kepala tukang proyek pembangunan gorong-gorong tersebut.

Menurut dia, mereka lalai dalam membaca gambar karena kultur tanahnya berubah, mengingat itu proyek angaran tahun lalu yang direalisasikan tahun ini. 

Lebih lanjut Sugiyanto mengungkapkan, pembongkaran itu atas perintah konsultan saat mereka cek lokasi bersama Kabid dan PPTK pasca pemberitaan media massa. Sementara untuk kompensasi pemilik lahan sudah mereka selesaikan. 

"Pembongkaran itu juga karena buis gorong-gorong terendam air karena pemasangan terlalu rendah. Dan dilakukan pemasang ulang dengan meningikan landasan dasar dengan tumpukan batu dan semen menyesuaikan aliran sungai, sehinga air mengalir lancar," jelas Sugiyanto, Senin (25/11).

Sementara itu di lokasi proyek perwakilan konsultan pengawas dari CV Rancang Bangun Konsultan bungkam tidak bisa memberikan penjelasan.

"Saya hanya ditugaskan untuk membuat dokumentasi saja, prihal detailnya saya tidak paham dan tidak bisa memberikan komentar," ujarnya. 

Dari pantauan di lokasi proyek Pembangunan Gorong-Gorong Ruas Jalan Provinsi nilai anggaran Rp199.754.000 dengan Kontraktor Pelaksana CV Mahardika Abyakta Sentosa, yang diawasi oleh CV Rancang Bangun Konsultan itu masih dikeluhkan masyarakat pengguna jalan. 

Pasalnya, diduga pekerjaan pemasangan gorong-gorong tidak sesuai spesifikasinya, pengalian tidak mengunakan jembatan darurat, tanah timbunan menjadi becek sehinga akibatkan kendaraan bermuatan berat amblas dan nyangkut di gorong-gorong buis, sehingga timbulkan kemacetan panjang dan lama. []

Editor : Adi Pranoto

Kata Kunci


Berita Terkait