25.6 C
Bandar Lampung
Selasa 14 Juli, 2020 10:39 WIB
Beranda Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah
Array

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu.

Ia mengatakan, saat ini Pemprov Lampung hanya memberikan rapid test gratis untuk perjalanan dinas. Sedangkan, rombongan santri dimintai bayaran karena mereka bukan merupakan perjalanan dinas.

“Saat ini kita hanya memberikan rapid test gratis untuk pelaku perjalanan dinas,” kata Reihana, Jumat (5/6)

Ia melanjutkan, rapid test yang bukan masuk kategori perjalanan dinas, termasuk dalam kategori rapid test mandiri.

“Istilahnya rapid test secara mandiri  dimanapun dikenakan pengganti, di semua daerah pasti dikenakan biaya. Rapid test perjalanan dinas juga bayar, tapi dibiayai pemerintah,” jelasnya.

Selain itu, ia juga masih belum mendapat kepastian kapan pondok pesantren tersebut akan dibuka. Pihaknya masih menunggu surat dari Departemen Agama.

 Sebelumnya, Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung sekaligus wali santri mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu mahal.

Menurut salah satu wali santri, Maryono,untuk memperoleh surat keterangan sehat harus melakukan rapid test dengan biaya Rp 350 ribu per anak.

“Sedangkan jumlah santri ada 548 dan tidak semua wali santri itu orang punya. Dengan kondisi sekarang uang Rp 350 ribu sangat bermanfaat untuk kehidupan santri di sana,” kata dia kepada Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (5/6).

EDITOR : Adi

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Ini Pejabat Tersangka Jilid 2 Korupsi Di Dinas PUPR Lamsel

KPK dikabarkan telah menetapkan dua pejabat yang jadi tersangka kasus korupsi proyek infrastruktur "jilid dua" Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Keduanya adalah mantan kepala Dinas Pekerjaan...

Pejuang Bravo Lima Konsolidasi Kepengurusan Dan Kawal Jokowi-Maruf

Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung konsolidasi dalam rangka prakondisi pemantapan pelantikan kepengurusan periode 2019-2024. Acara berlangsung di Emerald Bistro, Emerald Hill Residence, Jl RE Martadinata, Kelurahan...

2.465 Penyelenggara Pilkada Waykanan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

 Sebanyak 2.465 orang penyelenggara adhoc Pilkada termasuk seluruh Pimpinan dan staf KPU Waykanan menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (12/7).

Kursi Nasir-Naldi Sudah Cukup Berlayar Di Pilkada Pesawaran

Kursi dukungan terhadap pasangan M. Nasir dan Naldi Rinara S Rizal sudah cukup untuk berlayar mengikuti kontestasi Pilkada 2020 Kabupaten Pesawaran. Setelah sebelumnya mengantongi empat...
Translate »