Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga, Pemkab Lamsel Minta Warga Tak Panik

•PERISTIWA
externalexternalexternalexternal
Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga, Pemkab Lamsel Minta Warga Tak Panik
Gunung anak krakatau/Instagram @ade.irwn21.

Article Header ImagePemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul kenaikan status Gunung Anak Krakatau (GAK) dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Peningkatan status tersebut ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mulai Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 21.00 WIB.

PVMBG merekomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi, serta radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.

Sejumlah potensi bahaya yang perlu diwaspadai meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, hingga erupsi sekunder akibat kontak material panas dengan air laut maupun air hujan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan Maturidi mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas pengamatan gunung api dan unsur Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk memantau perkembangan aktivitas GAK.

Bahkan, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto bersama Camat Rajabasa telah meninjau langsung wilayah pesisir pada Jumat malam guna memastikan kondisi masyarakat.

"Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, serta tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab," ujar Maturidi, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Menurutnya, masyarakat secara umum masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa dengan tetap memperhatikan perkembangan situasi dan arahan petugas.

Maturidi juga mengimbau warga menggunakan masker apabila terjadi hujan abu vulkanik serta segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat jika mengalami gangguan kesehatan.

Sementara itu, Sekda Lampung Selatan Supriyanto memastikan pemerintah daerah siap membantu kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat yang terdampak aktivitas vulkanik.

"Warga yang membutuhkan masker dapat segera berkoordinasi dengan Puskesmas di wilayah masing-masing untuk mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan yang ada," katanya.

Selain meningkatkan kesiapsiagaan, Pemkab Lampung Selatan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah memercayai informasi yang belum terverifikasi, termasuk kabar yang mengaitkan peningkatan aktivitas GAK dengan kepastian terjadinya tsunami.

Masyarakat pesisir Lampung dan Banten diminta tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan BPBD setempat serta mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan.

Pemkab Lampung Selatan menegaskan, kewaspadaan perlu ditingkatkan tanpa menimbulkan kepanikan agar langkah mitigasi dapat berjalan efektif. Article Image

Editor : Faiza Ukhti Annisa

Kata Kunci


Berita Terkait