Wali Kota Bandarlampung Herman HN/RMOLLampung

Adanya dua versi jumlah penduduk, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan sensus penduduk secara online.

Menurut Kepala BPS Kota Bandarlampung, Akhamd Masrudin kedua versi tersebut adalah versi pemerintah daerah dan versi BPS.

“Kalau versi pemerintah daerah itu 1,170 juta jiwa, sedangkan versi BPS sekitar 1,060 juta jiwa,” kata Akhamd Masrudin kepada Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (13/2).

Tambahnya, setelah sensus penduduk secara online ini, tidak ada jumlah penduduk dua versi.

“Nantinya hanya ada 1 jumlah penduduk yaitu data kependudukan di Indonesia. Tidak ada lagi versi capil (Catatan Sipil),” jelasnya.

Sensus penduduk ini dilakukan secara nasional melalui media online, mulai dari 15 Februari sampai 31 Maret 2020. “Warga bisa mengisi melalui laman sensus.bps.go.id dengan syarat punya kartu kelurga,” ujarnya.

Menurutnya BPS telah melakukan menyosialisasikan ke perguruan tinggi, ke sekolah-sekolah dan masyarakat agar masyarakat punya kesadaran yang tinggi untuk mengisi sensus online ini.

“Saat ini kami melakukan rapat koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sensus penduduk 2020 khususnya sensus online,” ujarnya.

Wali Kota Bandarlampung, Herman HN berharap semoga sensus yang dilakukan 5 tahun sekali dapat berjalan lancar.

“Saya minta warga datang 1 Juli sampai 31 Juli untuk melakukan wawancara, untuk mengetahui jumlah penduduk yang sebenarnya. Secara online inikan menggunakan KK sehingga bisa tahu jumlah penduduk yang punya KTP, jumlah penduduk yang belum punya KTP,” jelasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here