23.9 C
Bandar Lampung
Selasa 4 Agustus, 2020 04:16 WIB
Beranda POLITIK Rocky Gerung: Presiden Lakukan Pelacuran Politik Bisa Dimakzulkan

Rocky Gerung: Presiden Lakukan Pelacuran Politik Bisa Dimakzulkan

Presiden bisa dimakzulkan jika melakukan transaksi kemaksiatan politik atau political prostitution, kata pengamat politik, Rocky Gerung.

Dia mengatakan hal itu pada acara pengenalan Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (2/8).

Menurut Rocky, kondisi saat ini telah terjadi defisit moral karena adanya transaksi political prostitution yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Adanya upaya transaksi antara Presiden Jokowi dengan Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo yang mengaku sempat ditawari jabatan jika rela mundur dari pencalonan di Pilkada Solo 2020.

Seperti yang dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (2/8), di Pilkada Solo 2020, ada nama putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

“Itu adalah political prostitution, ya pelacuran politik juga yang lebih berat hukumannya daripada pelacuran individual, Hana Hanifah. Hana Hanifah di ruang tertutup, presiden di ruang terbuka, di Istana transaksi kemaksiatan politik,” ujar Rocky Gerung.

Hal itu makin parah tatkala para pembantu presiden di kabinet hanya diam melihat peristiwa tersebut.

Ia menyindir Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani yang disebut ada dalam pertemuan dan hanya menonton pelacuran politik di panggung Istana dan tidak berbicara apa-apa.

“Tapi orang akan tagih, kalau dalam sistem politik beradab itu presiden ketahuan bikin transaksi kemaksiatan politik, political prostitution itu sudah di-impeach karena etiknya dilanggar habis-habisan,” jelas Rocky.

Dengan demikian, sambung Rocky, political prostitution merupakan bentuk defisit moral bangsa Indonesia saat ini.

“Kita berharap agar segala macam transaksi yang sifatnya politis berhenti per hari ini. Jadi untuk itu ada gerakan semacam ini, kita sebut gerakan menyelamatkan Indonesia,” katanya.

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia. Menyelamatkan artinya sudah ada yang tenggelam, makanya diselamati, bukan lagi mencegah korban, (tapi sudah) banyak korbannya,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Din Syamsuddin: Perjuangan Kita Berat, Demokrasi Dilumpuhkan

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin mengatakan Bangsa Indonesia tengah dihadapkan dengan beragam persoalan yang berat. Hal itu berkenaan dengan rezim pemerintahan saat ini yang...

Din Syamsuddin: Deklarasikan KAMI, Indonesia Sedang Karam

Sejumlah aktivis dan para alim ulama mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di RM Gudeg Kendil Mas, Jl. Raya Fatmawati No. 76, Jakarta, Minggu...

Kecam Henry Yoso, HML Banten: Orang Lampung Bukan Tukang Bacok!

Himpunan Mahasiswa Lampung (HML) Banten, mengecam advokat Henry Yosodiningrat soal pernyataannya ÔÇ£Saya khawatir Rocky Gerung di Bacok sama...

Pengacara Lampung Timur Anggap Pernyataan Henry Yoso Menyesatkan

Pernyataan mantan anggota DPR RI Henry Yosodiningrat yang mengkhawatirkan Rocky Gerung dibacok Orang Lampung, terus menuai protes dari...
Translate »