23.8 C
Bandar Lampung
Minggu 31 Mei, 2020 04:57 WIB
Beranda PERISTIWA Ratusan Hektare Sawah Siap Panen Terendam Banjir Di Tanggamus

Ratusan Hektare Sawah Siap Panen Terendam Banjir Di Tanggamus

Jelang panen, ratusan hektare sawah terendam banjir akibat luapan Sungai (Way) Semaka di dua kecamatan, yakni Kecamatan Wonosobo dan Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Minggu (10/5).

Sawah yang terancam fuso atau gagal panen tersebut terendam banjir sampai setinggi satu meteran setelah turun hujan sekitar delapan jam, Sabtu siang hingga malam (9/5).

Di Kecamatan Wonosobo,  sawah yang terendam banjir terdapat di Pekon Banjar Negara, Kalisari, Kalirejo dan Pekon Karang Anyar.

Banjir juga menggenangi permukiman warga hingga Minggu (10/5)/RMOLLampung

Sedangkan di Kecamatan Semaka, sawah terendam banjir di Pekon Sripirnomo, Sudimoro, Kanoman, Tugurejo, Sidodadi, Garut dan Pekon Karang Rejo.

Menurut salah seorang warga pemilik sawah kepada Kantor Berita RMOLLampung, Afrizal, sawah-sawah yang terendam tesebut sebentar lagi panen.

Dia menduga terjadinya banjir akibat hujan lama ditambah laut sedang pasang.

“Sungai Way Semaka mengalami pendangkalan sehingga kemungkinan tak mampu lagi menampung debit air tinggi,” katanya.

Afrizal mengharapkan Pemkab Tanggamus atau Provinsi Lampung melakukan normalisasi sungai agar tidak lagi meluap setiap kali musim hujan.

Harapan senada juga diungkapkan Amrah, warga Pekon Kanoman yang selalu menjadi langanan banjir.

Selama ini, kata dia, Pemkab Tanggamus atau Balai Besar Provinsi Lampung hanya melakukan peninjauan dan pendataan saja.

“Padahal, kami sudah sangat menderita, apalagi di bulan puasa ini,” ujarnya.

Camat Wonosobo Edi Farurozi mengatakan sejak camat sebelumnya sudah mengajukan normalisasi dan pembuatan tanggul Way Semaka ke Pemkab Tanggamus dan Balai Besar Provinsi Lampung.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Organisasi Pers Desak Kapekon Sukaraja Minta Maaf, Atau Mundur!

 Dugaan pelecehan terhadap media online oleh Boymin selaku Kepala Pekon (Kapekon) Sukaraja Kecamatan Semaka, menuai kecaman beberapa organisasi...

“Garang” Di Medsos, Abu Janda Tak Muncul Dipanggil Bareskrim

Permadi Arya atau Abu Janda mungkin hanya kelihatan garang di sosial media. Dipanggil Bareskrim Polri terkait ujaran kebencian dan penistaan agama, batang hidungnya tak...

Rumah Ibadah Boleh Dibuka Di Masa New Normal Versi Kemenag

 Rencana pemerintah pusat untuk mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali normal dalam bingkai tatanan kehidupan baru atau...

New Normal Atau Norma Baru?

Oleh Dr. Andi Desfiandi, SE,. MA PEMERINTAH merencanakan penerapan new normal atau "kenormalan baru", yakni "pelonggaran" daerah zona hijau dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Secara bertahap...
Translate »