28.4 C
Bandar Lampung
Rabu 3 Juni, 2020 10:38 WIB
Beranda DAERAH Rakhmat Husein Berharap Arinal Dan Herman HN Tidak Terprovokasi

Rakhmat Husein Berharap Arinal Dan Herman HN Tidak Terprovokasi

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wali Kota Bandarlampung Herman HN, diharapkan tidak terprovokasi atas laporan Ginda Ansori Wayka selaku Koordinator Relawan Arinal Djunaidi Untuk Lampung Satu (RADJA).

Diketahui, RADJA melaporkan Herman HN ke Polda Lampung melalui Surat Nomor: 01/B/RADJA/II/2020, tanggal 12 Februari 2020 terkait dugaan telah terjadi perbuatan oleh Wali Kota Bandarlampung berupa merusak/menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh melakukan sesuatu perbuatan, agar tersiar kepada khalayak umum.

Harapan agar Arinal dan Herman HN tidak terprovokasi disampaikan aktivis yang juga orang dekat Herman HN, Rakhmat Husein DC. Dia juga berharap Arinal dan Herman HN tetap fokus menjalankan amanah yang diembannya sebagai kepala daerah.

“Jangan tanggapi provokasi dalam bentuk lapor melapor tersebut. Memang sih, setiap orang punya hak untuk melapor. Tapi sebaiknya Pak Gubernur dan Pak Walikota fokus saja urus amanah rakyat.Ngurusin kesejahteraan petani, buruh, kaum perempuan dan warga kota. Jangan mau terjebak urusan remeh temeh yang bisa ngeganggu fokus kerja Lampung Berjaya,” ungkap dia, Kamis (13/2).

Menurut dia, Arinal dan Herman HN ada sahabat baik pernah masing-masing menjabat sebagai pejabat pemprov.

“Pak Arinal dan Pak Herman HN berteman baik sejak masih jadi pejabat di Pemprov Lampung, dan hari-hari ini masih sering jumpa dan ketawa bareng, sama-sama paham posisi dan jabatan dengan tujuan bersama untuk rakyat. Kalo berantem diadudomba maka ada orang-orang yang bahagia melihat pertengkaran itu, malah bisa bisa dipandang sebagai sebuah peluang ekonomi orang atau kelompok tertentu,” ujarnya.

Sebelumnya, RADJA melaporkan ke Polda menanggapi pernyataan Herman HN yang menyebut Arinal jadi Gubernur karena politik uang. Pernyataan tersebut disampaikan wali kota dua periode ini saat peresmian Puskesmas Rawat Inap di Perumnas Way Halim, Senin (10/2) lalu.

Menanggapi laporan itu, Herman HN mengaku tak gentar menghadapi persoalan hukum itu.

Baca: Dilaporkan RADJA Ke Polda, Herman HN: Laporkan Saja, Nyatanya Begitu!

“Laporkan saja, nyatanya emang kayak gitu,” kata Herman kepada Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (12/2).

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Herman HN: Salat Idul Fitri 1441 H Di Rumah Saja

Wali Kota Herman HN yang sebelumnya mengijinkan salat Idul Fitri 1441 H di masjid, dia kali ini mengajak warganya salat lebaran di rumah saja. Senin...

Korban PHK Numpuk Di Bakauheni, Gubernur Lampung Surati Para Gubernur Se-Sumatera

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengeluarkan surat edaran (SE) agar para gubernur se-Sumatera melarang warga KTP daerahnya atau provinsi lain mudik dari Sumatera ke Jawa. Alasannya...

Zona Merah, Wali Kota Herman HN Ijinkan Salat Jemaah Idul Fitri Di Masjid

Walau kotanya masuk zona merah Covid-19, Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengijinkan warganya salat Idul Fitri 1441 H berjamaah di masjid. Kebijakan kepala daerah dua...

Yanuar: Pemprov Lampung Seharusnya Jadi Teladan Protokol Kesehatan

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan mengatakan Pemprov Lampung seharusnya dapat menjadi teladan pelaksanaan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai pandemi...
Translate »