Puting Beliung Tewaskan Seorang Ibu Dan Rusak Puluhan Rumah Di Unit 2 Tulangbawang




Angin puting beliung menewaskan seorang warga, merusak puluhan rumah dekat Pasar Unit 2, Kabupaten Tulangbawang, Rabu (20/5), pukul 14.15 WIB.

Menurut Humas Basarnas Provinsi Lampung Deni Kurniawan, angin puting beliung tersebut menggulung sebelah timur dan utara Desa Dwi Warga Tunggal Jaya, 1 km timur Pasar Unit 2.



Selain korban jiwa, ada enam orang luka berat, enam orang luka, belasan sepeda motor hancur di RK.02, RK.01, Desa Dwi Warga Tunggal Jaya, kata Deni Kurniawan.

Tiga korban luka berat adalah Sukantun (50), Dani (50), Sri Waluyo (51). Sedangkan yang luka ringan adalah Riyan (13), Adit (8), dan Dimas (7).



Korban meninggal dunia adalah Ibu Kasiem akibat tertimpa dapurnya yang roboh tertimpa pohon tepatnya di Kampung Tri Mulya, Kecamatan Banjar Agung.

Sebelum terjadi bencana, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung telah memberikan peringatan adanya kemungkin terjadinya angin kecang.


Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Hariyanto mengatakan penyebabnya suhu permukaan Samudera Hindia sebelah barat Lampung menghangat dengan anomali 1-2 derajat Celsius.



Penyebab lainnya, sistem tekanan renda sebelah barat Lampung yang bisa menyebabkan konvergensi dan penumpukan masa udara berpotensi hujan dan belokan masa udara.


Dari kedua faktor, potensi banyak awan sekitaran Lampung, termasuk Kabupten Tulangbawang.