23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 02:38 WIB
Beranda DAERAH Punya Setumpuk Surat, Ganti Rugi Jalan Tol Tak Kunjung Jelas

Punya Setumpuk Surat, Ganti Rugi Jalan Tol Tak Kunjung Jelas

RMOLLampung. Usai diresmikan Presiden Jokowi, Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lampung masih menyisakan masalah ganti rugi. Kali ini, seorang kakek mengadukan nasibnya ke Ombudsman Republik Indonesia (RI).

Zainuddin (70), kakek tersebut, warga Tiyuh Menggala Mas, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), tak memeroleh ganti rugi sepeser pun atas lahannya seluas 300 hektare.

Tanahnya terletak di belakang Pabrik BW Mulya Asri dan Wonokerto Tubaba. Masyarakat Gunungbatin Udik, Kabupaten Lampung Tengah, mengakui bahwa lahan tersebut milik keluarga Zainuddin.

Lahan miliknya diperkuat lagi oleh Keputusan Pengadilan Daftar No.15/G/DPT/1990/PN.KTB, SK Gubenur, Surat Keterangan Nomor. 03.34.04.1997. Surat Izin Pengukuran Peladangan Area Tulung Seluang.

Keluarga Zainudin juga menyimpan surat  pengakuan dari Ketua Adat Gunungbatin Udik, Surat Perjanjian Pernyataan bersama Kepala Kampung Gunungbatin Udik dan Kampung Menggala Mas.

Lainnya, Surat Pengesahan Hak Waris, SKT No 37/II/76/KEP, SKT Tuan Raja Lampung, SKT Stan Bandar Syah, SKT Tuan Sampurna Jaya, Surat Keterangan Perbatasan/Umbul Baru,

Dan, Surat Tugas BPN, Silsilah Keturunan, Peta Lokasi sementara tanah umbulan Tulung Seluang pemilik keturunan, Peta Sheet 30, Peta Transmigrasi Tahun 1973-1974 Lampung Utara.

Malahan, kakek tersebut memeroleh informasi lahannya yang berada pada koordinat STA 30, Tiyuh Wonokerto, Kabupaten Tubaba dan Kampung Gunungbatin Udik, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), sudah diambil pihak lain.

Dia bersama anaknya, Rodes Indrajaya (47), telah memperjuangkan ganti rugi lahannya sejak 21 November 2017. Namun, hingga kini, belum ada tanda-tanda bakal ada penyelesaian dari BPN maupun Pemprov Lampung.

Menurut anaknya, mereka sudah menyanggah dua kali ke Gubernur Ridho Ficardo, pimpinan BPN Provinsi Lampung, dan tembusan ke Bupati Umar Ahmad, PT. Waskita Karya, Kepala BPN Tulangbawang, Camat Tulangbawang Tengah, Kepala PN Tulangbawang, Kepala Tiyuh Menggala Mas.
Namun, hasilnya, masih zonk, katanya, Selasa (26/3).

Rodes menyayangkan saat inventarisasi lahan keluarganya tidak diberitahu sebagai pemilik yang sah. Dia minta permasalahan lahan yang terkena tol ini diselesaikan secara hukum.  [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu. Ia...

Rapid Test Di Diskes Lampung Bayar Rp 350 Ribu

 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung yang juga wali santri, mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu...

Gempa Tektonik 4,9 SR Di Lepas Pantai Kabupaten Pesisir Barat

Gempa tektonik berkekuatan 4,9 scala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung,Jumat (5/6), pukul 11.04 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),...
Translate »