32 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 14:12 WIB
Beranda EKONOMI PT GMP HGU-kan Lahan Yang Dipinjam Dari Warga Tiga Desa

PT GMP HGU-kan Lahan Yang Dipinjam Dari Warga Tiga Desa

RMOLLampung. Warga tiga desa menagih pengembalian dan kompensasi atas lahan yang mereka pinjamkan, 250 meter kiri-kanan jalan raya, kepada PT Gunung Madu Plantation (GMP).

Namun, jangankan dikembalikan dan memberikan kompensasi atas pemanfaatan lahan selama 24 tahun, lahan tersebut malah sudah jadi HGU perusahaan.

Dalam perjanjian antara warga ketiga desa dengan pihak perusahanan perkebunan gula pada tahun 1995 itu, lahan akan akan dikembalikan untuk dimanfaatkan warga pada tahun 2007.

Namun, PT GMP malah memasukan lahan warga ketiga desa ke dalam kawasan hak guna usahanya (HGU).

Irvira Bangsawan, kuasa hukum warga ketiga desa, mengatakan ada surat perjanjian yang ditandatangani Anggodo Gono, manajer Pertanahan, dan Fachrur Rozie, asisten manajer PT GMP, 13 Mei 1985.

Dalam perjanjian, lahan seluas 250 meter samping kanan dan kiri jalan raya dipakai untuk menanam tebu selama 12 tahun. Selama dipinjam pakai, PT GMP akan memberikan kompensasi 2,7 persen.

Pada tanggal 13 Mei 2007, lahan akan dikembalikan kepada warga untuk pemukiman. Namun, hingga 24 tahun kemudian atau tahun 2019, tak ada kompensasi dan pengembalian lahan.

Kuasa hukum menyomasi PT GMP tertanggal 4 Januari lalu, kata Irvira kepada media ini, Rabu (20/2).

Kedua pihak melakukan pertemuan di PT GMP, 14 Februari 2019.

Mereka yang hadir Irvira Bangsawan, SH selaku kuasa hukum dan kades dari ketiga desa– Sodikin (kepala Desa Gunungbatin Baru), Istiyahadi (kepala Desa Gunungbatin Udik), dan Aris Wantoni (kepala Desa Gunungbatin Ilir.

Dari pihak PT GMP, Putu Satria, humas PT GMP. Kepada kuasa hukum dan kades tiga desa, Putu sempat bertanya kenapa baru sekarang menyoal lahan tersebut.

Menurut dia, karena dianggap sudah clean and clear, lahan tersebut sudah masuk ke dalam HGU I PT GMP, ujar Putu.

Dia mempersilahkan pihak yang keberatan dengan penetapan lahan tersebut ke dalam HGU I PT GMP menempuh prosedur hukum.

Hal itu tentu membuat kuasa hukum dan kades ketiga desa tersebut kaget bahwa lahan warga yang dipinjam pakai tersebut menurut Putu masuk dalam HGU satu PT GMP.

Ini tentu melanggar surat perjanjian yang dibuat PT GMP sendiri. Sudah jelas lahan pinjam pakai kok di-HGU-kan,” tegas Irvira Bangsawan. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Delapan OPD Pemkab Pesawaran MoU Dengan Kejari

  Delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pesawaran jalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Tak Ada Pemasukan, Mantan Dosen Curi Handbody Dan Sampo

 Seorang mantan dosen perguruan tinggi swasta di Jakarta tertangkap mencuri ratusan botol handbody dan sampo di lima minimarket...

KPU Gelar Uji Publik Pilkada 2020 Secara Virtual

   Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar uji publik terkait rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang Pilkada Serentak 2020 dalam kondisi...

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...
Translate »