RMOLLampung. Hoaks penculikan yang diwarnai pengambilan organ tubuh menyebar hingga Kabupaten Pringsewu, Lampung. Pemicunya, ada yang posting penculikan di kabupaten tersebut.

Tulisan postingannya : Hati-hati penculik udah sampe di Padang Suryo baru aja cucunya Bayan Makmur udah dibawa penculik, untung sempet ketahuan ama ibunya tapi penculiknya kabu.

Postingan dari akun bernama Bunda Mully Maharani di group Facebook Pringsewu Community tersebut langsung jadi pembicaraan warga kabupaten setempat, Rabu (31/10).

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Eko Nugroho, SIK langsung memerintahkan jajarannya melacak postingan penculikan tersebut ke kediaman Bayan Makmur. Hasilnya, info tersebut hoaks.

Bhabinkamtibmas Pekon Fajar Agung Bripka Indra Kurnia bersama unit Reskrim Polsek Pringsewu Kota memastikan bahwa postingan tersebut tidak benar, keluarga Bayan Makmur baik-baik saja.

Bayan Makmur mengatakan postingan tersebut tidak benar. “Katanya cucu saya mau diculik, padahal ada di rumah bersama saya, jadi berita itu bohong,” katanya.

“Dari hasil pengecekan dan klarifikasi, dipastikan, postingan tersebut tidak benar atau hoaks,” kata Kompol Eko Nugroho mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, Kamis (1/10).

Untuk itu, lanjut Kapolsek, menghimbau kepada semua masyarakat agar tidak membuat postingan hoaks maupun mudah termakan isu berita hoaks terlebih soal berita penculikan anak sehingga membuat resah.

“Masyarakat harus cerdas dalam menyikapi setiap permasalahan, jangan mudah membuat isu hoaks maupun terprovokasi terlebih soal isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan,” tegasnya.

Ditambahkan Kapolsek, berdasarkan penelusuran ditemukan dua group Facebook Pringsewu Community namun perbedaannya yang satu menggunakan huruf kapital dan yang satunya lagi menggunakan huruf kecil.

Postingan hoaks penculikan ada di akun yang berhuruf kapital, ujar Kompol Eko Nugroh.[hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here