Seorang pria asal Cilegon, Banten, bernama Dedi Rustana Siregar (38), dilaporkan diduga melompat ke laut di kawasan Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu dini hari, 11 Oktober 2026.
Hingga Minggu sore, tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan korban. Operasi pencarian akan dilanjutkan pada Senin, 12 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima petugas, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.10 WIB. Korban yang tiba di pelabuhan disebut keluar dari mobil, melompati pagar pembatas Dermaga 7 Eksekutif, kemudian masuk ke laut.
Kejadian tersebut dilaporkan oleh Eno Sardiono, adik sepupu korban, kepada petugas ASDP sebelum diteruskan ke Pos SAR Bakauheni.
Kantor Basarnas Lampung menerima laporan pada pukul 06.05 WIB. Tim Pos SAR Bakauheni kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 06.20 WIB.
Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mewakili Kepala Kantor Basarnas Lampung, mengatakan tim SAR gabungan memulai pencarian pada pukul 06.40 WIB setelah berkoordinasi dengan unsur terkait.
Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet dengan memantau perairan di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik korban melompat.
Operasi tersebut melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, Polairud Polres Lampung Selatan, Polda Lampung, ASDP Bakauheni, TNI Angkatan Laut, nelayan, keluarga korban, serta masyarakat sekitar.
"Hingga pukul 17.15 WIB, korban belum ditemukan. Operasi SAR akan dilanjutkan pada Senin (12/10) mulai pukul 07.00 WIB sesuai rencana operasi hari kedua," ujar Rezie.
Pada pencarian lanjutan, tim akan kembali melakukan pemantauan visual dan penyisiran menggunakan peralatan SAR dengan tetap memperhatikan keselamatan personel serta aktivitas pelayaran di Pelabuhan Bakauheni.
Basarnas mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada tim SAR gabungan melalui layanan darurat Basarnas atau WhatsApp Basarnas Lampung di nomor 0821-8004-8006. 
