23.2 C
Bandar Lampung
Selasa 14 Juli, 2020 07:24 WIB
Beranda PENDIDIKAN PPDB SMP Jalur Afirmasi Bisa Langsung Ke Sekolah

PPDB SMP Jalur Afirmasi Bisa Langsung Ke Sekolah

 Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMPN di Bandarlampung jalur afirmasi atau bina lingkungan, prestasi dan anak GTK bisa dilakukan secara tatap muka atau langsung ke sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, Eka Afriana Novel mengatakan ada tiga cara dalam melakukan pendaftaran yaitu secara online, WhatsApp dan tatap muka.

“Ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan yang pertama, afirmasi itukan salah satunya anak biling, atau anak tidak mampu. Supaya mereka bisa mendaftar sesuai dengan apa yang mereka bisa, jika tidak bisa melakukan pendaftaran secara online, maka bisa melakukan melalui WhatsApp, dan jika tidak bisa WhatsApp bisa dengan tatap muka,” kata Eka Afriana Novel, Senin (29/6).

Menurutnya, untuk kesiapan sekolah sendiri, tetap melakukan pelayanan pendaftaran dengan protokol kesehatan. Dinas pendidikan sendiri sudah melakukan monitoring kepada semua sekolah, untuk mempersiapkan sistem protokol kesehatan.

“Kalau untuk tatap muka, sekolah harus menyiapkan tempat untuk para wali murid yang mendaftar, seperti satu ruangan hanya bisa 15 orang dan gurupun yang menerima harus melaksanakan protokol kesehatan makai masker, cek suhu dan cuci tangan,” jelasnya.

Sementara untuk pendaftaran melalui WhatsApp, Eka Afriana Novel menjelaskan setiap sekolah telah menyediakan 5 nomor WhatsApp, wali murid bisa mendapatkan melalui WhatsApp tersebut.

“Datanya bisa dikirim melalui nomor WhatsApp yang telah disediakan di masing-masing sekolah. Setiap sekolah ada 5 nomor WhatsApp yang bisa dihubungi,” kata Eka

Lanjutnya, kuota jalur afirmasi atau bina lingkungan, prestasi dan anak GTK sebanyak 12960 anak untuk 45 SMPN di Bandarlampung.

“Kuota untuk setiap sekolah itu akan melihat daya tampung sekolah masing-masing, karena antara sekolah satu dengan yang lainnya itu berbeda-beda. Jadi kita tidak bisa samakan daya tampungnya,” ujarnya.

Sedangkan untuk verifikasi lapangan, harus tetap dilakukan untuk melakukan validasi data antara data yang dikirim ke sekolah dan data yang ada di lapangan.

“Kita ada beberapa persyaratannya, salah satunya melakukan home visit. Home visit juga dilakukan dengan protokol kesehatan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan pendaftaran jalur zonasi yang hanya bisa lakukan di satu sekolah saja, jika nantinya sekolah yang di mendaftar banyak. Maka akan dipidahkan ke sekolah yang terdekat dengan sekolah tersebut.

“Jadi kalau wali murid mendaftar disekolah ini ternyata yang daftar banyak, nah dia daftar di satu sekolah ini saja. Nah ini akan kita pindahkan ke sekolah yang lain yang terdekat dengan sekolah tersebut,” ujarnya.

EDITOR : adi

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Translate ┬╗