23.3 C
Bandar Lampung
Jumat 7 Agustus, 2020 05:15 WIB
Beranda OPINI Pilkada Bandarlampung, YuTuber Geser Rycko Ke Lampung Selatankah?

Pilkada Bandarlampung, YuTuber Geser Rycko Ke Lampung Selatankah?

Oleh Herman Batin Mangku*

PASANGAN bakal calon wali Kota Bandarlampung, Yusuf Kohar-Tulus Purnomo (YuTuber) semakin moncer. Rycko Menoza, sebaliknya, terkesan makin redup.

Malahan, di kalangan politikus sekitar sumbu kekuasaan, Rycko Menoza sedang siap-siap angkat koper kembali ke Kabupaten Lampung Selatan.

Ketua Pemuda Pancasila (PP) Lampung Selatan Mohamad Akyas yang juga anggota DPRD setempat yakin 100 persen Rycko, ketua PP Lampung, masuk bursa Pilkada Lampung Selatan 2020.

Jika itu terjadi, sebagian masyarakat sudah bisa menebak kemana berlabuhnya Partai Golkar Kota Bandarlampung. Ya, kemana lagi jika bukan ke YuTuber.

Jika masih ada yang bertanya kenapa Golkar ke YuTuber,  apa lagi politikus daerah ini, kemungkinan hanya kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu.

Skenario sejak setahun lalu yang penulis dengar dari elite politik bahwa Yusuf Kohar yang diisukan bakal didukung Purwanti Lee menjadi wali Kota Bandarlampung.

Hanya saja, skenario ini colling down beberapa bulan terganjal Ketua Golkar Lampung Arinal Djunaidi menggadang-gadang Rycko Menoza sebagai jagoanya.

Kata “orang dekat” Yusuf Kohar, tujuh bulan lalu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) itu tetap didukung Purwanti Lee, tapi diam-diam dulu.

“Gak enak ama Kyay Oedin,” katanya kala itu. Sjazhoredin ZP, mantan gubernur dua periode Lampung, adalah orangtua Rycko Menoza.

Semua sudah tahu, Purwanti Lee juga yang ikut mengantarkan Arinal Djunaidi duduk ke kursi kekuasaan tertinggi di Provinsi Lampung: gubernur periode 2019-2024.

Dalam opini penulis yang terbit di Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (8/1/2020), berjudul Purwanti Lee, Yusuf Kohar atau Rycko Menoza, perkiraan penulis hampir terbukti, tinggal menanti detak jam.

Di dalam tulisan https://rmollampung.id/purwanti-lee-yusuf-kohar-atau-rycko-menoza/, penulis mengakhirinya dengan perkiraan lebih beratnya Purwanti Lee mendukung Yusuf Kohar ketimbang Rycko Menoza.

Dan itu, jawabannya kini terlihat dari moncernya Yu-Tuber dan Rycko Menoza yang terdengar bersiap balik badan. Sang invisible hand sudah turun tangan agar keduanya tak berlaga di arena yang sama.

Kemungkinan, jika Rycko Menoza dan Yusuf Kohar dalam satu arena, suara pecah. Eva Dwiana yang melanjutkan kepemimpiman suaminya makin berpeluang menang.

Seorang elite politik berbisik sudah “deal”: Yusuf-Tulus untuk Kota Bandarlampung, Musa Ahmad-Ardito untuk Lampung Tengah, dan Rycko Menoza kembali ke Lampung Selatan.

YuTuber dengan 16 kursi dari Demokrat (5), PAN (6), Perindo (2), dan PKB (3), Rycko Menoza tak kunjung beranjak dari rindangnya pohon beringin (6) dan PPP (1).

Bakal calon lainnya, Eva Dwiana-Dedi Amrullah yang jika tak ada badai adalah kandidat PDIP (9) dan sudah bakal punya modal berlayar 12 kursi: Nasdem (5) dan Gerindra (7).

Yusuf Kohar mengatakan akan bertambah lagi partai yang akan mendukung YuTuber. Partai yang masih samar-samar arah berlabuhnya tinggal PKS (6). Kemungkinan, jika PDIP ke Eva Dwiana, PKS cuma punya pilihan ke YuTuber.

Sekarang, kita lihat Rycko Menoza, putra sulung mantan gubernur Lampung, Syaheoedin ZP, andai kembali berlaga di Pilkada Lampung Selatan 2020. Dia bakal berlayar dengan perahu partai apa saja.

Karena, partai andalannya, Partai Golkar sudah mengibarkan dukungan kepada Tony Eka Chandra-Antoni Imam. Mereka juga sudah berkeringat keliling meneriakan visi dan misinya.

Untuk Pilkada Lampung Selatan, kandidat yang sudah mengantongi rekomendasi adalah Nanang Ermanto-Pandu Kesuma Dewangsa, Tony Eka Chandra-Antoni Imam, dan Hipni-Melin Haryani Wijaya.

Petahana Nanang Ermanto-Pandu Kesuma Dewangsa telah mengantongi rekomendasi dari PDIP (9), Partai Nasdem (3), dan Partai Hanura (1).

Tony- Antoni Imam telah mengantongi rekomendasi Partai Golkar (7), dan tengah menunggu PKS (6).

Hipni-Melin Haryani Wijaya telah mengantongi rekomendasi dari PAN (7) dan digadang-gadang akan didukung Partai Gerindra (7).

Dari 50 kursi DPRD Lampung Selatan, partai yang belum terlihat arah dukungannya adalah  Demokrat (5), Perindo (1),  dan PKB (4). Jumlahnya pas 10 kursi sebagai syarat ikut kontestasi 9 Desember nanti.

Partai-partai selain itu masih mungkin pula berubah haluan jelang detik-detik pendaftaran. Politik itu sangat dinamis.

Dengan peluang ketiga partai ini, Rycko Menoza sudah bisa meramaikan kembali Pilkada Lampung Selatan 2020.

Tinggal menunggu, apakah euforia dukungan partai yang banyak ke Yusuf Kohar dan pertemannya dengan Purwanti Lee bisa menjadi modalnya terpilih?

Apakah Rycko Menoza yang pernah menjadi bupati Lampung Selatan periode 2010-2015 itu masih dicintai rakyatnya? Karena, soal kedekatan dengan Purwanti Lee, Tony juga kenal kok?

*Plt Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Pilkada Serentak Ramai-Ramai Seenak Jidat

Oleh Herman Batin Mangku* KETIKA dimulainya rencana Pilkada Serentak 2020, partai-partai besar sesumbar dengan penuh percaya diri akan mencalonkan kadernya. Tak cukup sampai di situ, para...

Tanding Ulang, Herman HN Vs “Kroni” Purwanti Lee

Oleh Herman Batin Mangku* RACHMAT Husein DC menantang Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian taruhan Rp100 juta tentang apakah Eva Dwiana ikut atau tidak Pilkwalkot Bandarlampung,...

Orang Indonesia Paling Keren Hadapi Wabah Corona

Oleh Herman Batin Mangku* KETIKA virus itu masih di Wuhan, RRC, orang Indonesia meresponnya lucu-lucuan. Pejabat banyak yang menjadikan virus corona sebagai bahan guyonan. Begitu korban...

Sarapan Politik Nasi Goreng

KETIKA masih kecil, emak saya selalu menggoreng sisa nasi kemarin yang sudah dingin dan mulai mengeras untuk sarapan pagi anak-anaknya. Maklum, tahun '80-an, belum ada...
Translate »