Seorang peserta tes PPK untuk Pilkada Serentak 2020 mempertanyakan objektivitas hasil tes Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran.

Saido Rivolies, peserta tersebut membandingkan hasil tesnya dengan salah seorang peserta dari 10 peserta yang dinyatakan lulus untuk tes wawancara.

“Hasilnya di luar nalar, di CAT, saya peringkat empat dan wawancara urutan delapan,” ujar warga Gunungsugih, Kecamatan Kedondong.

Sedangkan ada peserta yang nilai  CAT-nya urutan 10 bisa lulus dan ada di posisi empat,” ujarnya kepada Kantor Berita Rmollampung, Sabtu (15/2).

Saido Rivolies mengaku bisa menjawab semua pertanyaan dan memahami wilayah Kedondong.

“Materi wawancara seputar Pancasila dan kewilayahan, kepemiluan,” katanya.

Secara terpisah, Ketua KPU Pesawaran Yatin P Sugiono mengatakan tes CAT adalah syarat untuk menghasilkah 10 besar calon PPK menuju wawancara.

“Sementara, untuk menuju lima besarnya yang kami nilai adalah terkait integritas, pemahaman tentang regulasi, kerjasama tim, pemahaman kewilayahan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga membuka tanggapan masyarakat untuk para calon PPK untuk mengetahui rekam jejak masing-masing calon tersebut.

1 KOMENTAR

  1. Sangat setuju, di Kec. Gedong Tataan malah ada mantan PPK sudah 4 kali jadi PPK malah di nomor urut 1. Sungguh aneh??????. Mereka yang buat peraturan dan mereka juga yang melanggarnya. Mengapa KPU Pesawaran sangat tidak profesional dalam perekrutan

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here