Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung menilai Gubernur Lampung Arinal Djunaidi telah mencederai kebebasan pers.

“Seharusnya, beliau (Arinal) yang meminta maaf, bukan sebaliknya,” ujar Pemimpin Umum UKPM Teknokra Chairul Rahman Arif, Jumat (6/3).

Apalagi, katanya, sang wartawati sampai menangis akibat dikait-kaitkan pemakaian jilbabnya sebagai muslimah dengan harus samiknawatona.

Jika tidak, innalilahiwainalilahirojiun, ujarnya mengutip komentar Arinal Djunaidi.

Pemimpin Umum UKPM Teknokra Chairul Rahman Arif/RMOLLampung

“Kami kecewa dengan apa yang dilakukan Pak Arinal. Sebagai orang nomor satu di Lampung, tak patut melakukan hal seperti itu ,” kata Chairul Rahman Arif.

Arinal dianggap telah mempermalukan wartawati RMOLLampung dalam sambutan pada Acara Penandatanganan Janji Kinerja Tahun 2020 di Ruang Rapat Utama Gubernur Lampung, Selasa (3/3)

Pada acara tersebut, Arinal mengancam secara verbal Tuti Nurkhomariyah, wartawati RMOLLampung lewat narasi keagamaan: samiknawatokna dan innalilahiwainnalilahirojiun.

Tuti Nurkhomariyah, yang pernah menjabat pemred  UKPM Teknokra Universitas Lampung (Unila) membenarkan ucapan Arinal sambil mengarahkan tunjuk tangannya kepadanya.

“Benar Pak Gubernur bilang begitu kepada saya,” kata Tuti.

Dalam sambutannya, Arinal juga mengajarkan jurnalis membuat berita yang baik-baik saja. “Tapi kalau ada kasus, saya tidak melarang,” katanya.

“Andai bukan kasus, tapi dibuat kasus, Allahuakbar. Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan,” ujar Arinal Djunaidi.

Tuti Nurkhomariyah menyesalkan ucapan Arinal yang mengaikat kerudung dengan profesinya sebagai jurnalis.

“Seolah olah saya membuat berita fitnah,” katanya.

Tuti hadir di acara tersebut selain untuk kegiatan gubernur, juga sedang menunggu Kepala Dinas Kesehatan Lampung dr Reihana terkait infomrasi virus korona (Covid-19).

Menurut dia, tidak cukup sampai di acara, empat ajudan Arinal mengajak ke ruang gubenur dan meminta maaf kepada Arinal.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here