Perbawaslu Tekankan Penggunaan Teknologi Jelang Pilkada

Rakernis yang digelar Bawaslu RI/Ist
Rakernis yang digelar Bawaslu RI/Ist

Bawaslu RI mengadakan rapat kerja teknis (Rakernis) membahas Penanganan Pelanggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gelombang IV melalui saluran zoom meeting, Selasa (15/9).


Bawaslu Kota Bandarlampung ikut menjadi menghadiri Rakernis Penanganan Pelanggaran ini bersama Bawaslu 7 Kabupaten kota lainnya di Lampung.

Diantaranya, Kota Metro, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten WayKanan, dan Kabupaten Pesisir Barat

Koordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Bandarlampung Yahnu Wiguno Sanyoto mengatakan, rapat itu membedah perbedaan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) 14 Tahun 2017 tentang Penanganan Laporan Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah dengan Perbawaslu perubahannya. 

Ia menyampaikan bahwa Perbawaslu yang mengatur penanganan pelanggaran pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 ini harus menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19.

Sehingga, harus menekankan pada penggunaan teknologi yang ada. “Diskusi dan sumbang saran terkait implementasi aturan Perbawaslu Penanganan Pelanggaran yang baru sehingga dapat mengefektifkan proses penanganan pelanggaran sekalipun di masa pandemi seperti ini dan memaksimalkan penggunaan teknologi dalam prosesnya,” ujarnya.

Yahnu berharap masyarakat dapat turut aktif melaporkan peristiwa pelanggaran Pemilihan serta jajaran Panwaslu Kecamatan yang langsung berinteraksi dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Komisioner Bawaslu RI yang juga sebagai Koordiv Penanganan Pelanggaran, Ratna Dewi Pettalolo.