Pemerintah Kota Bandar Lampung menggarap sejumlah ruas jalan, drainase, dan trotoar di berbagai kecamatan. Pembenahan infrastruktur tersebut menyasar akses kendaraan hingga fasilitas pejalan kaki.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung meninjau sejumlah lokasi pekerjaan untuk melihat progres pengerjaan sekaligus memastikan penanganan infrastruktur sesuai kebutuhan di lapangan.
Peningkatan jalan dengan metode perkerasan kaku atau rigid pavement dilakukan di sejumlah ruas, di antaranya Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa dan Jalan Batu Suluh di Kecamatan Sukabumi.
Pekerjaan serupa juga menyasar Jalan Pulau Pisang dan Jalan Letkol Endro Suratmin di Kecamatan Sukarame, serta Jalan Ratu Dibalau dan Jalan R.A. Basyid di Kecamatan Tanjung Senang.
Selain itu, Pemkot Bandar Lampung turut mengerjakan Jalan Wala Utama Lanjutan dan Jalan Pulau Singkep di Kecamatan Sukabumi.
Pembenahan tidak hanya berfokus pada badan jalan. Penataan trotoar juga dilakukan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Jalan Sultan Agung di Kecamatan Way Halim, serta kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan H. Juanda, hingga Jalan Dr. Susilo.
Revitalisasi trotoar turut menyasar Jalan Pangeran Diponegoro di Kecamatan Teluk Betung Utara.
Eva Dwiana mengatakan, perbaikan jalan dan drainase masih berlangsung di sejumlah titik di Kota Bandar Lampung. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan fasilitas umum.
"Saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung sedang aktif melakukan perbaikan jalan dan drainase di sejumlah titik yang tersebar di Kota Bandar Lampung," ujar Eva Dwiana.
Menurutnya, penanganan infrastruktur mencakup berbagai ruas jalan dan fasilitas pejalan kaki di sejumlah kecamatan, termasuk Sukabumi, Sukarame, Tanjung Senang, Way Halim, dan Tanjung Karang Pusat.
Perbaikan drainase juga menjadi bagian dari pekerjaan tersebut. Saluran air yang berfungsi baik dibutuhkan untuk memperlancar aliran air hujan sekaligus membantu mengurangi risiko genangan di kawasan perkotaan.
Selama pengerjaan berlangsung, masyarakat diminta berhati-hati ketika melintasi area proyek. Aktivitas konstruksi berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi.
Pemkot Bandar Lampung berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. 
