Kabareskrim Komjen Listyo Sigit saat kunjungi gudang/ RMOL

 Indikasi meroketnya harga dan kelangkaan gula lantaran aksi penimbunan, terbukti. Mabes Polri menemukan adanya pengusaha di Lampung yang menimbun gula, bahkan hingga 100 ribu ton.

“Kemarin kita laksanakan sidak ke Lampung. Ada beberapa perusahaan yang memiliki stok besar sekali, kurang lebih 75 ribu sampai 100 ribu ton. Dan itu tak terdata di kita,” kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, saat mengecek gudang PT Food Tjipinang Jaya, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (18/3).

Untuk itu, sambung Sigit, pihaknya meminta agar pengusaha tersebut berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk mendistribusikan gula ke DKI Jakarta, sehingga harga gula yang saat ini tinggi di pasaran bisa segera turun.

“Dan sepakat mulai hari ini akan dikirimkan kurang lebih 33 ribu ton. Untuk memenuhi stok gula yang ada di Jakarta. Dengan demikin saya harapkan harga akan segera turun,” ujar Kabareskrim seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Selain itu, dalam tinjauan tersebut, mantan Kadiv Propam Polri ini memastikan ketersediaan beras nasional sangat mencukupi hingga hari raya Idul Fitri nanti.

Listyo mengungkapkan bahwa tidak lama lagi akan ada panen raya di sejumlah daerah. Sehingga pasokan beras tidak hanya cukup sampai Hari Raya Lebaran tahun ini saja, tetapi hingga seterusnya.

“Jadi ini juga perlu kita informasikan kepada masyarakat. Tak perlu ada kekhawatiran stok beras nasional kita,” pungkas jenderal bintang tiga ini.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here