Pernyataan politisi PDIP, Henry Yosodiningrat yang menyebut ahli filsafat dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung bisa dibacok orang Lampung lantaran dianggap menghina presiden Joko Widodo terus menuai kritik.

Pasalnya, pernyataan politisi PDIP asal Provinsi Lampung itu dinilai tendensius.

“Pernyataan subjektif. Masyarakat Lampung tidak seperti itu,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Poltical Review, Ujang Komarudin dilansir Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Selasa (10/12).

Menurut Ujang, watak asli orang Lampung itu santun dan menjunjung tinggi adab dan budaya sebagaimana mayarat di daerah lain pada umumnya. Karena itu, ia menilai pernyataan Henry itu terlalu arogan.

“Masyarakat Lampung merupakan masyarakat beradab dan sangat rasional. Tak akan melakulan bacok-membacok seenaknya,” tandasnya.

Sebelumnya, Henry Yosodiningrat mengaku khawatir dengan sikap Rocky Gerung yang dituding telah menghina Jokowi karena tidak paham Pancasila.

Henry mengklaim masyarakat Lampung mayoritas mendukung Jokowi-Maruf pada Pilpres 2019, karena itu Rocky ia menyebut Rocky bisa membuat orang Lampung marah.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here