23.8 C
Bandar Lampung
Minggu 31 Mei, 2020 05:07 WIB
Beranda KAMPUS Pemutus Siklus Nyamuk Demam Berdarah Ditemukan Mahasiswa Unila

Pemutus Siklus Nyamuk Demam Berdarah Ditemukan Mahasiswa Unila

RMOLLampung. Tiga mahasiswa Universitas Lampung (Unila) berhasil menemukan pemutus mata rantai siklus hidup nyamuk demam berdarah dari bahan nonkimia.

Mereka adalah Supiyanto sebagai ketua tim dengan dua anggota tim, yakni Wuriartika Sari dan Ahmad Nuril Huda. Ketiganya dibimbing Dr. Bambang Irawan,M.Sc.

Ketiga mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas MIPA menciptakan ”Mospag Magic” berbahan fungi entomopatogen untuk mengendalikan nyamuk aedes aegypti sebagai pengantar virus dengue yang menyebabkan penyakit demam berdarah.

Mereka melakukan penelitian di Laboratorium Mikrobiologi FMIPA Unila, April-Juli 2018.

Menurut Ahmad Nuril Huda, ”Mospag Magic” memiliki keunggulan dibandingkan insektisida berbahan kimia, yakni tidak menyebabkan pencemaran lingkungan, tidak menimbulkan resistensi terhadap nyamuk, bersifat spesifik, cara memperolehnya relatif mudah dan lebih murah.

Ketua Tim, Supiyanto ungkapan mahasiswa harus mampu menganalisa permasalahan yang ada. Kita harus mampu berinisiatif dalam memecahkan permasalahan yang ada sekarang” ungkapnya

Ahmad Nuril Huda berharap hasil penelitian dapat bermanfaat mengatasi virus DBD yang berada pada nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit DBD. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Organisasi Pers Desak Kapekon Sukaraja Minta Maaf, Atau Mundur!

 Dugaan pelecehan terhadap media online oleh Boymin selaku Kepala Pekon (Kapekon) Sukaraja Kecamatan Semaka, menuai kecaman beberapa organisasi...

“Garang” Di Medsos, Abu Janda Tak Muncul Dipanggil Bareskrim

Permadi Arya atau Abu Janda mungkin hanya kelihatan garang di sosial media. Dipanggil Bareskrim Polri terkait ujaran kebencian dan penistaan agama, batang hidungnya tak...

Rumah Ibadah Boleh Dibuka Di Masa New Normal Versi Kemenag

 Rencana pemerintah pusat untuk mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali normal dalam bingkai tatanan kehidupan baru atau...

New Normal Atau Norma Baru?

Oleh Dr. Andi Desfiandi, SE,. MA PEMERINTAH merencanakan penerapan new normal atau "kenormalan baru", yakni "pelonggaran" daerah zona hijau dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Secara bertahap...
Translate »