RMOLLampung. Zulfian melangkah gontai digiring aparat Polsek Wonosobo menuju ruang Kejari Tanggamus, Rabu (15/4). Pemuda 22 tahun berpostur gagah dan berwajah tampan itu tersangka pencurian sepeda motor.

Zulfi Franta memakai kaos dan bercelana pendek itu hanya bisa mengangguk ketika Jaksa Avi menanyakan kembali kasus pencurian yang menjeratnya.

Tak ada satupun kata-kata jaksa yang dibantahnya, itu terlihat dari anggukan kepalanya bahkan sekilas terlihat dari samping, raut wajah dia sedang menyimak kata-kata jaksa.

Sejurus matanya tertunduk sambil memainkan jemarinya, entah menyesal atau tidak sebab ancaman maksimal hukuman 7 tahun penjara yang tidak lama lagi akan diketuk hakim pengadilan negeri tanggamus atas perbuatannya.

Tidak begitu lama, Jaksa akhirnya menyelesaikan wawancara, dan memerintahkan petugas lainnya untuk membuka sel tahanan sementara yang berada disamping ruang itu.

Tak begitu keras, petugas menutup pintu itu guna memisahkan tersangka dengan para petugas yang sejak tadi menjaganya dengan mata waspada. Kreeek… pintu sel tertutup rapat dan tersangka duduk terpaku didalam ruangan 2×4 meter itu.

Dibarisan petugas, Kapolsek Wonosobo Iptu Amin Rusbahadi, S.Sos. MM yang setia menemani anggotanya berujar, “Alhamdulillah rekan-rekan tahapan pelimpahan selesai, siapkan stamina lagi untuk hantarkan para penjahat ke balik sel itu,” telunjuknya mengarah ke jeruji besi dihadapannya.

Sebab, berdasarkan perkara sudah P21 sesuai dengan ketentuan pasal 8 ayat 3 (b), pasal 138 ayat (1) dan pasal 139 KUHAP, penyidik menyerahkan tanggungjawab tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan dan itu sudah cukup.

Masih dengan semangatnya padahal usianya yang tidak muda lagi Iptu Amin Rusbahadi mengatakan, bahwa ucapannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, pihaknya melimpahkan tersangka berdasarkan surat Kejaksaan nomor P-21 : B-456/N.8.16./Epp.1/04/2019 tanggal 16 April 2019.

Sambil tetap tersenyum, Iptu Amin berkata tersangka sebelumnya ditangkap pada 23 Maret 2019 pukul 08.30 Wib, karena saat itu tersangka yang bermodalkan 1 buah alat pahat kayu, 1 buah mata kunci T, 1 buah gagang obeng, 1 buah kunci L menggasak sepeda motor Honda Vario warna merah putih tahun pembuatan 2009 BE 3647 VB.

“Tersangka beralamat Pekon Karang Agung Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, ditangkap pada Sabtu tanggal 23 Maret 2019 pukul 09.00 Wib oleh petugas patroli dibantu warga, usai dia mencuri motor korban di areal persawahan Pekon Dadimulyo Wonosobo,” ucapnya.

Sejurus kemudian Iptu Amin menutup keterangannya, namun sebelum itu dia menegaskan bahwa tersangka Zulfian dijerat pasal 363 KUHPindana ancaman maksimal 7 tahun penjara.[hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here