32 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 14:55 WIB
Beranda DAERAH Pemkab Lamtim Tak Pernah Keluarkan Rekom Penambangan Pasir Laut

Pemkab Lamtim Tak Pernah Keluarkan Rekom Penambangan Pasir Laut

Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari mengatakan Pemkab Lampung Timur tak pernah mengeluarkan rekomendasi apalagi izin terkait penyedotan pasir laut.

“Itu ranahnya provinsi,” katanya kepada para keluarga nelayan yang berkumpul  terkai di Labuhan Maringgai, Selasa sore (17/3).

Zaiful Bokhari juga berjanji kepada oara nelayan akan mempertimbangkan penangguhan penahanan terhadap Safrizal yang ditangkap pascapembakaran kapal penyedot pasir laut.

Warga saat aksi terkait penangkapan nelayan pascapembakaran kapal penyedot pasir laut/Edi Arsadad

Kepada warga, Saiful mengatakan perlu menghargai proses hukum karena ada pihak yang dirugikan akibat aksi pembakaran kapal penyedot pasir laut.

Zaiful Bokhari akan mempertimbangkan penangguhan penahanan terhadap Safrizal yang ditangkap pascapembakaran kapal penyedot pasir laut milik PT 555 Sejati Nuswantara.

Sebelumnya, Minggu (15/3), ratusan keluarga nelayan beserta elemen masyarakat dan aktivis HAM aksi di Kuala Penat, Kabupaten Lampung Timur.

Edi Arsadad, aktivis HAM, mengatakan jangan sampai rakyat kecil yang jadi korban akibat pengerukan pasir yang meresahkan masyarakat dekat Pulau Sekopong.

Edi, dua hari lalu, juga sempat orasi saat massa aksi menuntut dikeluarkannya Safrizal. Dia juga memberikan semangat kepada keluarga Safrizal.

Massa bergerak dari Tempat Pelelangan ikan Kuala Penat menuju kantor Syahbandar dan Pos Pol Airud di Kuala Penat, Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

Seharusnya yang ditangkap, kata seorang warga, mereka yang memberi izin pengerukan pasir di Pulau Sekopong.

Upik (65), orangtua Safrizal dengan penuh emosi meluapkan kekesalannya kepada salah seorang anggota polisi yang kebetulan berada di lokasi aksi,

“kenapa anak saya ditangkap, anak saya tidak bersalah bebaskan anak saya, bebaskan .. bebaska! ” teriaknya.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan bahwa pihaknya masih meminta keterangan SAF terkait pembakaran kapal penyedot pasir laut.

 

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Delapan OPD Pemkab Pesawaran MoU Dengan Kejari

  Delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pesawaran jalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Tak Ada Pemasukan, Mantan Dosen Curi Handbody Dan Sampo

 Seorang mantan dosen perguruan tinggi swasta di Jakarta tertangkap mencuri ratusan botol handbody dan sampo di lima minimarket...

KPU Gelar Uji Publik Pilkada 2020 Secara Virtual

   Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar uji publik terkait rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang Pilkada Serentak 2020 dalam kondisi...

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...
Translate »