Ilustrasi E-Voting/Net

Usulan sistem e-voting muncul dalam persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.

Selain menghemat biaya kertas, e-voting lebih awal mengetahui calon terpilih. Pasalnya, suara pemilih langsung tercatat secara digital.

Menurut anggota Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Deddy Indra Setiawan sistem tersebut bisa memudahkan masyarakat mengetahui pemenang Pilkades hanya dalam hitungan menit.

“Kami sudah bahas di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Karawang untuk tahun 2020 terkait pelaksanaan Pilkades dengan e-voting, tidak perlu lagi mengambil data Kartu Tanda Penduduk (KTP) nasional, karena kita punya data sendiri,” ungkapnya dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (6/12).

Menurutnya, Karawang harus menjadi kabupaten digital. Untuk itu, dia meminta agar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kabupaten mempersiapkan perangkat dan aplikasinya.

“Masa Karawang tidak bisa, masalahnya mau atau tidak menuju kabupaten digital?” jelasnya.

Ia memiliki keyakinan Karawang mampu menggunakan sistem pemilihan berbasis digital. Sebab beberapa daerah lain juga sudah sukses menjalankan e-voting.

“Di dalam Pilkades, ada beberapa kabupaten di Sulawesi sudah menjalankan cara pemilihan kepala desa menggunakan digital ini,” tutupnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here