23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 02:18 WIB
Beranda PERISTIWA Pegawai Aset Negara Asal Lampung Meninggal Sempat Diduga Covid-19

Pegawai Aset Negara Asal Lampung Meninggal Sempat Diduga Covid-19

Warga asal Kota Bandarlampung, Rezka Hastara ditemukan meninggal di kamar kosnya diduga terinfeksi virus corona/covid-19 di Jakarta Pusat, Jumat (27/3), pukul 14.45 WIB.

Namun, info pukul 21.09 WIB, dari beberapa rekan sekolahnya, Rezka Hastara diduga terkena gagal jantung (cardiac arrest) dan diperkirakan negatif covid-19.

Awalnya, alumni SMPN-4 dan SMAN-2 Kota Bandarlampung itu diduga terkena virus corona karena mengisolasi diri sejak Senin (16/3).

Saat terdekteksi suhunya 36 3 derajat, warga asal Kelurahan Kaliawi itu masih menjadi notulen rapat di Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Jakarta, Senin (16/3).

Karangan bunga turut berduka cita atas meninggalnya Rezka/Ist

Informasi yang diperoleh Kantor Berita RMOLLampung, dua pekan lalu, Senin (16/3), suhu Rezka 37,3 derajat tapi masih menjadi notulen rapat.

Atasan dan teman-temannya menyarankan cuti sejak hari itu juga.

Esoknya, Selasa (17/3), kantornya disemprot total disinfektan.

Rabu (18/3) sampai Jumat (20/3), kantornya menerapkan work from home (WFH) sebagian (50%), dan Rezka termasuk pegawai yg WFH.

Jumat (20/3), WFH di LMAN diperluas menjadi 81,25% pegawai dan posisi sejak Kamis 26 Maret sdh 100% pegawai LMAN WFH.

Jumat (27/3), Divisi SMAKKI adakan rapat koordinasi via vidcon dan Rezka tidak muncul.

Hari itu juga, sekitar pukul 14.45 WIB, TB Abdurahman, Kadiv SMAKKI, atasan langsungnya, dapat kabar dari Firman, staf Biro SDM (teman kos Rezka), bahwa Rezka meninggal dunia.

Diperkirakan, Rezka telah meninggal sejak dua hari sebelummya.

LMAN secara resmi menyatakan berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah satu pegawai terbaik LMAN: Rezka Hastara.

LMAN melaksanakan segala upaya dan langkah yang diperlukan terkait dengan penanganan jenazah dengan tetap memperhatikan protokol pemerintah dalam masa kondisi pandemic covid 19 dan bekerjasama dengan tenaga medis serta keluarga almarhum

Mengenai penyebab kematian, LMAN menyatakan almarhum sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis dan akan segera diberikan pembaharuan informasi secara berkala

LMAN telah melaksanakan protokol pencegahan covid 19 di lingkungan kantor sesuai dengan protokol pemerintah termasuk melaksanakan kebijakan WFH.

LMAN mengharuskan kepada seluruh pegawai agar tetap mengikuti protokol kesehatan pemerintah dan tetap melaksanakan kegiatan dari rumah masing-masing.

Khusus bagi pegawai yang berada pada lingkungan yang sama dan merasa pernah kontak langsung dengan almarhum, dimohon untuk dapat berinisiatif memeriksakan diri kepada rumah sakit rujukan pemerintah.

1 KOMENTAR

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu. Ia...

Rapid Test Di Diskes Lampung Bayar Rp 350 Ribu

 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung yang juga wali santri, mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu...

Gempa Tektonik 4,9 SR Di Lepas Pantai Kabupaten Pesisir Barat

Gempa tektonik berkekuatan 4,9 scala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung,Jumat (5/6), pukul 11.04 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),...
Translate ┬╗