Mirzalie/RMOLLampung

Anggota DPRD Lampung asal Fraksi Gerindra Mirzalie menyatakan konflik agraria di Lampung masuk dalam lima besar secara nasional. Hal tersebut jelas mengkhawatirkan.

Dengan masuk ke Komisi I, Aleg asal Dapil Pesisir Barat, Lampung Barat dan Tanggamus ini dapat memberikan kontribusi baik aspek pemikiran, regulasi, maupun program aksi.

“Konflik tanah di Lampung sudah mengkhawatirkan, masuk dalam lima besar. Artinya dengan masuknya saya di Komisi I sesuai bidangnya dapat memberikan kontribusi,” kata Mirzalie saat diwawancarai di Gedung DPRD Lampung, Senin (25/11).

Menurut dia, konflik tanah bisa terjadi secara perorangan dengan perorangan, dengan pemerintahan dan perusahaan.

“Konflik tanah juga bisa terjadi di hutan lindung, TNBBS, dan wilayah adat,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here