Pasar Tradisional Bandar Lampung Kembali Terima Minyak Goreng Curah 8 Ton

Pasar Tradisional Bandar Lampung Kembali Terima Minyak Goreng Curah 8 Ton
Pendistribusian minyak goreng curah ke pedagang pasar tradisional/Tuti

Article Header Image Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung, Wilson Faisol mengatakan sebanyak 8 ton minyak goreng curah disalurkan kembali ke pasar tradisional. 

"Kita dapat lagi Minya goreng curah, sekitar 8 ton dari PT PPI," kata Wilson Faisol kepada Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (5/3). 

Menurutnya, 8 ton minyak goreng curah tersebut didistribusikan ke pedagang Pasar Kangkung, Tugu, Cimeng, Panjang, Way Halim dan sudah mulai dibagikan kemarin Jumat (4/3). 

"Syarat dan ketentuannya masih sama yakni harus menjual dengan harga eceran tertinggi (HET), dan menjualnya dengan adil," ujarnya. 

Sebelumnya, 25 Februari lalu, PT PPI telah menyalurkan minyak goreng curah sebesar 60 liter ke pasar tradisional di Bandar Lampung. Hal tersebut sesuai arahan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi usai kunjungan. 

Diketahui, sebelum mendapatkan minyak goreng, para pedagang menyerang fotocopy KTP dan materai untuk mendaftar. 

Para pedagang diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang berisi mendukung sepenuhnya program minyak goreng pemerintah dan bersedia menjual minyak goreng dengan harga eceran tertinggi (HET) yakin Rp11.500 per liter. 

Lalu bersedia tidak melakukan penimbunan minyak goreng curah yang didistribusikan oleh PT PPI. Segala risiko yang mungkin timbul terhadap pelanggaran ketentuan pemerintah menjadi resiko pelaku dan membebaskan pihak lain dari tuntutan apapun dari pihak manapun. Article Image

Editor : Adi Pranoto

Kata Kunci


Berita Terkait