RMOLLampung. Panja FGD DKI Lampung terus bergerilya mendapatkan petisi dukungan para tokoh daerah dan nasional agar ibukota pemerintahan RI dipindah Presiden Jokowi ke Lampung.

Para Panitia Kerja Forum Group Discussion (Panja FGD) DKI Lampung bergerilya setelah ada kepastian pemindahan ibukota RI dan Lampung paling pas karena memenuhi semua kriteria pemerintah pusat.

Andi Desfiandi yang menginisiasi Lampung menjadi ibukota pemerintahan RI melanjutkan gerilya dukungannya mulai para tokoh daerah ini di Lamban Kuning, kediaman Staf Ahli Sospol Kapolri Irjenpol Ike Edwin, Sabtu (4/5).

Pada acara buka puasa bersama anak yatim-piatu yang digagas Ketua Kadinda Lampung M Khadafi di Hotel, Jumat (10/5), Waketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyatakan dukungan Lampung menjadi ibukota pemerintahan RI.

Hingga kini, para tokoh yang tercatat sudah banyak yang sepakat ibukota pemerintahah RI di Lampung.


Mereka yang sepakat antara lain Ketua MPR RI Zulkifli Hasan alias Zulhas, Wagub Lampung Bachtiar Basri, Wakapolda Lampung Kombes Pol. Rudi Setiawan.
Para anggota DPD RI antara lain Mukhlis Basri dan Andi Surya, para anggota DPRD Lampung antara lain Etizal dari PAN, Sobari dari PAN, Rahmad Mirzani Djausal dari Partai Gerindra, dan Nero Kunang

Lainnya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Wabup Pringsewu Fauzi, Ketua DPRD Pesawaran M. Nasir, Ketua Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) Sultan Junaidi, Ketum DPP Ormas Petir Lampung FAdhil Hakim, Ormas Paku Banten.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia MTI Lampung yang juga Kepala Pusat Studi Kota dan Daerah (PSKD) UBL Dr M IB Ilham Malik. Aktivis perempuan Diah, advokat terkenal Lampung Bey Sujarwo.

Tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang masih banyak lagi yang telah menandatangai petisi agar ibukota pemerintahan RI dipindah Presiden Jokowi ke Lampung. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here