Dua tahanan kabur yang masih buron/Ist

Keluarga salah seorang yang diduga otak kaburnya para tahanan menyerahkan kembali Ino Kurniawan bin Sabri (37) ke Mapolsek Tanjungkarang Barat (TKB), Minggu (2/1).

Ino Kurniawan yang diduga sebagai otak kaburnya tujuh tahanan dari se Mapolsek Tanjungkarang Barat, Sabtu (1/2), pukul 07.00 WIB.

Dia bersama Mulyadi dan Wawan mengeroyok  petugas saat membersihkan sel dan memberikan makanan kepada para tahanan.

Kapolresta Kombes Pol Yan Budi Jaya mengatakan Ino Kurniawan menyerahkan diri diantar keluarga karena takut menjadi buronan.

Menurut Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Hari Budiyanto mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir lantaran situasi saat ini sudah kondusif.

Dengan menyerahnya Ino Kurniawan, ada satu lagi tahanan yang masih dikejar pihak kepolisian, yakni Wawan Saputra bin Kunen (37).

Ino yang ditahan atas kasus narkoba berdomisi di Jl. Terusan H .Agus Salim, Perum Citra Persada Kelurahan Kelapa Tiga, Kecamatan Tanjungkarang Barat.

Wawan kasus dugaan pelanggaran Pasal 365 KUHP berdomisi di Jl. Imam Bonjol, Gg. Marwan, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat.

Sedangkan lima tahanan yang kabur lainnya berhasil dilumpuhkan aparat gabungan Polres TKB dan Polda Lampung. Kelima tahanan: satu tewas, satu luka, tiga tertangkap kembali.

Mereka kabur dari tahanan setelah Aiptu M. Akip bersama anggota jaga kontrol tahanan hendak membersihkan ruang tahanan dan memberi makan tahanan.

Saat hendak memasukkan makanan ke dalam sel, kedua petugas dikeroyok tiga tahanan, yakni Mulyadi, Wawan, dan Ino, Sabtu (1/2), pukul 07.00 WIB.

Ka SPK beserta 10 anggota jaga mengejar tahanan yang melarikan diri.

Ka SPK mengambil senjata panjang dan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.

Karena Tahanan masih berusaha melarikan diri, Ka SPK menembak ke arah tahanan dan mengenai dua tahanan di Jl. Bung Tomo dekat Polsek Tanjungkarang Barat.

Satu tahanan tewas tertembak di punggung, yakni Mulyadi (49) yang berdomisili di Jl. Pancasila, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung atas kasus Pasal 351 KUHP.

Satu tahanan lagi, Andika Jaya tertembak di bagian perut. Tersangka kasus penggelapan ini dirawat di RS Bhayangkara, Kota Bandarlampung.

Jadi, keempat tahanan berhasil ditangkap kembali adalah Andika Jaya bin Yohanes (25) berdomisi di Jl. Sisingamangaraja, Gg Kenari, Kelurahan Gedongair, Kecamatan Tanjungkarang Barat atas kasus penggelapan Pasal 372 KUHP.

Kedua, Herudin (40) yang berdomisili di Jl. Imam Bonjol, Gg. Demang, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat  atas kasus narkoba.

Ketiga, Fiki Prayoga (25) yang juga tinggal di Jl. H. Agus Salim, Gg. Rajamata, Kelurahan Kelapa Tiga, Kecamatan Tanjungkarang Pusat atas kasus narkoba juga.

Dan keempat, Raju alfariji bin Edi Saputra (18) yang berdomisili di Jl. Imam Bonjol, Gg. Pisang, Kelurahan Gedongair, Kecamatan Tanjungkarang Barat atas kasus Pasal 351 KUHP.

 

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here