25.5 C
Bandar Lampung
Kamis 16 Juli, 2020 08:38 WIB
Beranda Natalis Empat Kali Bicarakan Pinjaman Ke SMI Dengan Mustafa
Array

Natalis Empat Kali Bicarakan Pinjaman Ke SMI Dengan Mustafa

RMOLLampung. Natalis Sinaga mengku empat kali bertemu Mustafa dalam rangka persetujuan anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah terhadap rencana pinjaman daerah sebesar Rp300 miliar pada PT Sarana Muti infrastruktur (SMI).

├óÔé¼┼¢Saya empat kali bertemu dengan Bupati, pertama Agustus 2017, lalu September. Pertemuan ketiga di sebuah rumah makan dan pertemuan ke empat juga di rumah dinas,├óÔé¼┬Ø ungkap J Natalis Sinaga dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/6).

Kali ini Natalis didengar keterangannya sebagai saksi untuk terdakwa Mustafa, Bupati Lampung Tengah non-aktif. Selain Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah ini yang juga sudah ditetapkan sebaga tersangka oleh KPK, anggota DPRD setempat, Rusliyanto juga hadir sebagai saksi.

Pertama kali, Bupati  memanggil saya ke rumah dinas, melalui ajudan. Bupati meminta bantuan bantuan agar DPRD mau menandatangi persetujuan pinjaman ke PT SMI,├óÔé¼┬Ø jelas Natalis.

Kata Wakil Ketua DPRD Lamteng ini, setelah dipanggil bupati dengan maksud minta tolong dukungan program. Saya lalu bertemu Ketua DPRD Lamteng, Junaidi meneruskan pesan bupati. Junaidi lalu memotong pembicaraan, katanya kalau tidak jelas dia tidak mau,├óÔé¼┬Ø ungkap Natalis.

Kata Natalis, kepada Junaidi, dirinya juga menyampaikan untuk DPRD dijanjikan imbalan tapi tidak diberitahu nominalnya. Nanti yang akan urus itu, Taufik Rahman,” ujarnya.

├óÔé¼┼¢Pertemuan ke dua dengan Bupati, jelas Natalis dilakukan setelah dirinya bertemu dengan Junaidi (ketua DPRD) dan Buyana ( anggota DPRD). Dari pertemuan itu, muncul ide agar partai juga diperhatikan,├óÔé¼┬Ø ujar Natalis.

Pada pertemuan dengan bupati di rumah dinas, ungkap Natalis, dirinya menyamaikan hasil pertemuan dengan Junaidi dan Buyana. Saya sampaikan tolong dong partai kami dipikirkan,├óÔé¼┬Ø ujar Natalis.

Memang pertamanya a lot, jelas Natalis, lalu diputuskan Pak Bupati berikan Rp 1 miliar untuk PDIP, Rp 1 miliar untuk Gerindra dan Rp 1 miliar untuk Demokrat.

Partai yang lainnya akan diurus bupati sendiri,├óÔé¼┬Ø ujar Natalis.

Natalis melanjutkan pesan Bupati Mustafa yang akan memberikan uang Rp 1 miliar pada Gerindra diteruskan ke Zaenudin. Namun langsung ditolak oleh Zaenudin lantaran jumlahnya terlalu kecil.

Pada Partai Demokrat, Natalis menginformasikan pada Iwan. Iwan menurut Natalis tidak terlalu menghiraukan permintaan bupati karena ada masalah antar Iwan dengan Bupati.

“Saya hubungi Iwan bilang ada pesan dari Bupati tolong Demokrat dukung nanti dijanjikan Rp 1 miliar. Iwan menjawab nanti dulu lah. Karena bupati masih utang sama dia Rp 1,2 miliar, Iwan minta itu dulu dibereskan,” tambah Natalis.[don]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Yuhadi Merasa Tak Dihargai Hanya Diterima Office Boy

Pada pidato pembukaan Musda X Golkar Bandarlampung, sebagai petinggi partai, Yuhadi merasa tak dihargai hanya diterima office boy (OB) ketika memberikan bantuan APD di...

Erwin, Dosen Unila Dan Mantan Bupati, Meninggal Dunia

Bupati Lampung Timur periode 2011-2015, Erwin Arifin meninggal dunia di RS Urip Sumoharjo, Kota Bandarlampung, Rabu sore (15/7). Erwin yang meninggal karena sakit dalam usia...

Ini Kepengurusan Golkar Kota Bandarlampung

Selang beberapa jam terpilih kembali memimpin DPD II Partai Golkar Kota Bandarlampung, Yuhadi langsung menyusun "kabinet" kepengurusannya. Wajah-wajah kader senior partai ini masih mewarnai kepengurusan...

Baru Lamsel Dan Lamtim Realisasikan Anggaran Pilkada 100 Persen

 Hingga 15 Juli sebagai hari terakhir batas kelonggaran bagi pemerintah daerah untuk melakukan transfer anggaran pilkada 100 persen...
Translate »