32 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 15:06 WIB
Beranda EKONOMI Merpati Boleh Terbang Asal Bereskan Utang

Merpati Boleh Terbang Asal Bereskan Utang

RMOLLampung.  Ha­kim Ketua PN Niaga Sura­baya Sigit Sutriono mengabulkan proposal perdamaian pihak debitur PT Merpati Nusantara Airlines dengan kreditur. Dari 85 kreditur, cuma empat yang menolak.

Pertmbangannya, antara lain asas kelangsungan usaha dan me­nyangkut hajat hidup orang banyak. “Tidak ada alasan tak menerima proposal perdamaian yang diajukan oleh debitur,” ujar Sigit Sutriono, Rabu (13/11).

Dalam putusannya, majelis hakim memerintahkan Mer­pati untuk segera membereskan masalah utang dengan para kreditur sebelum beroperasi lagi.

Menurut Sigit, Merpati punya tanggungan kepada 85 kreditur konkuren. Dari 85 kreditur, empat kreditur menolak proposal perdamaian.
Tim Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Alvin Sulaeman berharap, pihak Merpati menggunakan putusan tersebut sebagai kesempatan melunasi kewajiban­nya.

Terutama, kepada inves­tor, negara, dan para kreditur yang berharap Merpati dapat beroperasi kembali.
“Soal pelunasan kewajiban, semua sudah tertera pada proposal perdamaian yang su­dah diajukan Merpati kepada pengadilan. Kapan dilunasi, itu kewenangan kuasa hukum Merpati sebagai debitur,” kata Alvin.

Kuasa hukum PT Merpati Nusantara Airlines, Rizky, mengaku bersyukur permohonan mereka dikabulkan.

“Ini hasil perjuangan kami selama 207 hari dan bukan per­juangan yang mudah. Alhamdu­lillah, puji syukur kepada Allah, kita masih diberi kesempatan untuk beroperasi kembali,” kata Rizky.

Meski begitu, Rizky menu­turkan, kalau putusan sidang ini bukan akhir perjuangan Mer­pati untuk kembali mengudara. Karena, masih ada berbagai tahapan yang harus dipenuhi agar target Merpati bisa mengudara tadun 2019 bisa terealisasi.

“Tantangannya setelah ini adalah melakukan tahapan se­maksimal mungkin memenuhi janji-janji yang kita sampaikan dalam proposal perdamaian,” tandas Rizky.

Sebelumnya, Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines Captain Asep Ekanugraha mengklaim, pihaknya sudah melakukan persiapan agar Mer­pati bisa kembali beroperasi. “Semua persiapan, terutama dana operasional, sudah kami dapatkan komitmennya,” jelas Asep.

Seperti diketahui, Merpati sudah mendapatkan komitmen dari Intra Asia Corpora, investor yang siap menyuntikkan modal mencapai Rp 6,4 triliun. Intra Asia Corpora merupakan inves­tor dalam negeri ini, terafiliasi dengan Asuransi Intra Asia dan PT Cipendawa yang sempat terdaftar di Bursa dengan kode emiten CPDX.

Syarat Tidak Ringan


Menteri Perhubungan (Men­hub) Budi Karya Sumadi menyambut baik putusan PN Niaga Surabaya. Namun, diingatkannya, untuk bisa beroperasi, banyak syarat yang harus dipenuhi.

“Harus diingat, bahwa kualifikasi menjadi operator ini enggak ringan. Jadi, sejauh mereka bisa memenuhi syarat-syarat tentang pengadaan pesa­wat, pengadaan karyawan, pasti kita berikan,” kata BKS, sapaan akrab Budi Karya Sumadi, di Jakarta, kemarin.

Selain itu, BKSjuga meng­ingatkan Merpati harus me­nyelesaikan masalah yang lalu dengan baik sebelum mulai beroperasi. “Jangan ada lagi masalah-masalah yang timbul di belakang hari,” ujarnya.

Pengamat penerbangan Arista Atmadjati menerangkan, jalan Merpati untuk terbang lagi masih cukup panjang walau sudah dinyatakan tidak pailit.

“Putusan tidak pailit dari PNkan baru awal. Paling utama ada­lah status kepemilikan. Karena sekarang kan ada investor yang mendominasi. Kalau dulu, 100 persen BUMN,” kata Arista kepada Rakyat Merdeka.

Merpati, lanjut Arista, harus segera menyelesaikan pem­bagian saham dahulu. Dan, untuk prosesnya memerlukan persetu­juan Menteri Keuangan, Menteri BUMN, dan Komisi V DPR.

Selain itu, Merpati memerlukan AOC (Airline of Certifi­cate) baru yang diterbitkan Kementerian Perhubungan. Pasal­nya, AOC lama sudah mati.

“Untuk maskapai baru setidaknya juga harus menyediakan 5 lima pesawat milik sendiri dan 5 lima pesawat dengan status sewa. Itu perlu proses waktu, dan dana be­sar untuk membeli pesawat,” ungkap Arista. [hms]


Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Delapan OPD Pemkab Pesawaran MoU Dengan Kejari

  Delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pesawaran jalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Tak Ada Pemasukan, Mantan Dosen Curi Handbody Dan Sampo

 Seorang mantan dosen perguruan tinggi swasta di Jakarta tertangkap mencuri ratusan botol handbody dan sampo di lima minimarket...

KPU Gelar Uji Publik Pilkada 2020 Secara Virtual

   Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar uji publik terkait rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang Pilkada Serentak 2020 dalam kondisi...

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...
Translate »