Merasa korupsi tak sendirian, Musa Zainudin, mantan ketua DPW PKB Lampung mengajukan peninjauan kembali (PK) kasus korupsinya ke Mahkamah Agung (MK).

KPK rencana akan memberikan jawaban atas PK yang diajukan Musa Zainudin hari ini,  kata Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri, Jumat (14/2).

Musa Zainudin juga mengaku keberatan atas vonis yang dinyatakan hakim kepadanya mengenai keharusannya membayar uang pengganti sebesar Rp7 miliar.

Dia mengatakan tidak sendirian menikmati uang korupsi.

Musa mengaku telah membagikan sebagian uang itu kepada beberapa pihak, salah satunya Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar Cak Imin.

Zainudin telah divonis penjara sembikan tahun karena menerima suap Rp7 miliar untuk meloloskan proyek infrastruktur Kemen PUPR di Maluku dan Maluku Utara tahun anggaran 2016.

Uang itu berasal dari Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir.

Menurut Ali Fikri, Musa mengajukan PK kepada MK terkait dengan adanya permohonan justice collaborator (JC) kepada KPK.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here