23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 01:17 WIB
Beranda DAERAH Merasa Dilecehkan, Mahasiswa Tuntut Ketua DPRD Lampung Minta Maaf

Merasa Dilecehkan, Mahasiswa Tuntut Ketua DPRD Lampung Minta Maaf

Aliansi Lampung Memanggil merasa kecewa terhadap Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay. Bahkan, kader PDIP itu dinilai telah melecehkan pergerakan mahasiswa.

Menurut Presiden BEM Universitas Lampung (Unila), Irfan Fauzi Rachman, mahasiswa hanya ingini Mingrum turun dari gedung DPRD agar lebih dekat kepada mahasiswa yang melakukan aksi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja.

“Tetapi tidak mau, langsung pergi. Itu namanya melecehkan pergerakan mahasiswa hari ini,” kata Irfan saat aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Selasa (10/3).

Ia juga meminta Mingrum untuk minta maaf karena telah meninggalkan forum mimbar bebas Aliansi Lampung Memanggil.

“Menuntut permohonan maaf kepada ketua DPRD Provinsi Lampung yang telah meninggalkan forum mimbar bebas aliansi lampung memanggil,” ujarnya.

Sebelumnya, Mingrum sudah mendatangani kesepakatan Aliansi Lampung Memanggil. Ia mengaku telah menampung semua aspirasi massa aksi.

“Baik kawan-kawan, aspirasi kawan-kawan telah kami terima, akan kami tindak lanjuti,” kata Mingrum di hadapaan ratusan massa aksi.

Ia mengaku akan menyampaikan aspirasi Aliansi Lampung Memanggil ke pemerintah pusat serta DPR RI.

“Akan menyampaikannya baik kepada pemerintah pusat serta DPR RI. Sebagai tindak lanjut ini DPRD akan membuat surat,” jelasnya.

Mingrum meminta massa aksi kembali ke kampus untuk melaksanakan aktivitas. “Oleh sebab itu, kami meminta teman-teman kembali ke kampus untuk melaksanakan aktivitasnya,” ujarnya.

Ketika massa aksi meminta Mingrum untuk naik ke atas mobil aksi lantaran suara toa yang kecil, ia malah memilih masuk kembali ke gedung DPRD Provinsi Lampung.

EDITOR : ADI

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Hadapi Covid-19, Omnibus Law Dibutuhkan Untuk Kemudahan Investasi

Rancangan Undang-undang (RUU) omnibus law yang kini dibahas pemerintah dan DPR sangat dibutuhkan untuk kemudahan investasi. Apalagi kondisi ekonomi Indonesia cukup terdampak oleh...

Perbaikan Draf RUU Ciptaker Klaster Ketenagakerjaan, KSP Dapat Banyak Masukan

Terkait dengan pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan, Kantor Staf Presiden (KSP) mengaku mendapatkan banyak sekali masukan dari para pemangku kepentingan....

RUU Ciptaker Modal Utama Untuk Tingkatkan Daya Saing Indonesia

Rancangan Omnibus Law RUU Cipta Kerja didesain untuk meningkatkan daya saing dan peringkat kemudahan berbisnis (ease of doing business/EODB) di Indonesia. Naskah akademik yang...

Ray Rangkuti: Omnibus Law RUU Ciptaker Itu Bagus Semangatnya

Terlepas dari konten yang masih diperdebatkan, Omnibus Law RUU Cipta Kerja adalah langkah tepat untuk menciptakan harmoni beragam aturan di Indonesia yang selama...
Translate »