Dua siswa duduk di satu bangku/Ist

SMPN 1 Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, terkesan tidak terawat. Dinding pembatas kelas, juga plafon banyak yang jebol.

Satu bangku dan meja untuk dua siswa, drainase aliran air tersumbat oleh banyaknya sampah yang berserakan di belakang sekolah dan menimbulkan bau tidak sedap.

Ketua komite SMPN 1 Kotaagung Timur, Ristiani mengatakan, Minggu (23/2) ia berkunjung ke sekolah. Ia melihat di belakang sekolah sampah banyak berserakan, terdapat genangan air yang menimbulkan bau busuk.

“Saya sangat menyayangkan sekali hal itu bisa terjadi, selain terlihat kumuh dan berbau juga genangan air, jelas mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar siswa. Juga bukan tidak mungkin akan menjadi sumber penyakit, apalagi sekarang lagi musim penghujan,” ucapnya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Senin (24/2).

Keprihatinannya tidak sampai di situ saja. Da murid duduk di satu bangku juga satu meja, jelas sangat menggangu kenyamanan belajar mereka.

“Saya berharap pihak terkait khususnya Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Tanggamus, bisa menindaklanjuti dan memangil pihak sekolah,” harapnya.

Via sambungan telepon, salah satu dewan guru di sekolah tersebut membenarkan, kalau ada banyak sampah yang berserakan di belakang kelas.

Ia juga membenarkan kalau ada beberapa ruang kelas yang dinding pembatas juga plafonnya jebol, dan dua anak satu bangku dan satu meja.

“Betul ketua komite, pernah datang dan menyampaikan kebeberapa guru, terkait adanya sampah yang berserakan, juga dua murid duduk disatu bangku,” ucapnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here