23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 02:21 WIB
Beranda PERISTIWA Massa Bakar Kapal Penyedot Pasir Laut Di Lampung Timur

Massa Bakar Kapal Penyedot Pasir Laut Di Lampung Timur

Massa akhirnya membakar satu dari empat kapal penyedot pasir laut milik PT Sejati 555 Sampurna Nuswantara (SSN) di perairan dekat Pulau Sekopong, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim).

Di kawasan dekat Pulau Sekopong, ada empat kapal pengeruk pasir: kapal tongkang, kapal tagboat (penarik tongkang), kapal penyedot pasir, dan kapal kasko.

Para nelayan sudah memperingatkan para awak kapal agar keluar dari kawasan yang menjadi lokasi mereka mencari ikan dan kepiting.

Sekitar 27 nelayan naik dua kapal mendatangi kapal yang telah bersiap menyedot pasir di kawasan perairan tangkapan nelayan dekat Pulau Sekopong, Jumat (6/3).

Massa saat bersiap mendatangu kapal penyedot pasir laut di Pelelangan Ikan Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur/RMOLLampung

Awak kapal berjanji akan turun menemui warga di Pelelangan Ikan Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

Karena tak kunjung datang menemui wargai di dermaga, warga kembali mendatangi kapal dan membakarnya di lokasi semula, Sabtu (7/3), kata Abdurahman, warga setempat kepada Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (8/3).

Hari ini, Minggu (8/4), Abdurahman kepada Kantor Berita RMOLLampung, mengatakan warga akan kembali mendatangi kapal.

“Para nelayan resah atas keberadaan kapal tersebut,” katanya.

Hadir saat peristiwa untuk menenangkan warga adalah Camat Labuhan Maringgai Indrawati, S. Sos dan staf, Kapolsek Kompol Yaya karyadi, S. Ag, M. Si dan anggota.

Lainnya, Ketua HNSI Lampung Bayu Witara,Pokdar Kamtibmas Agustinur Tri Handoyo, Kades Masgasari Wahyu Jaya, tiga anggota koramil Labuhan Maringgai.

Menyusul, Kasat Polair dan anggotanya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Pemerintah “Ngambang”, Komisi II DPRD Lampung Tegas Rekom Cabut Izin PT LIP

Sikap pemerintah yang "ngambang" soal penambangan pasir laut sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), DPRD Lampung tegas rekomendasi pencabutan izin operasional PT Lautan Indonesia Persada...
Translate »