Kasus tersebut bermula tatkala Said Didu membuat sebuah video yang tersebar di Youtube dengan judul “MSD: Luhut hanya pikirkan uang, uang, dan uang.”

Melalui juru bicaranya, yakni Jodi, Luhut meminta Said Didu minta maaf dalam tenggat waktu 2×24 jam. Kalau tidak, pihak Luhut akan menempuh jalur hukum.

Setelah itu, Said Didu pun sempat menyampaikan klarifikasinya melalui sepucuk surat yang ditujukan kepada Luhut.

Melalui unggahan di akun Twitter pribadinya, @msaid_didu, Selasa (7/4), Said Didu menunjukkan surat klarifikasi Said Didu berisi empat poin.

Pertama, Said Didu menjelaskan bahwa video yang diunggah dengan judul “Luhut: Uang, Uang dan Uang” pada kanal YouTube M Said Didu merupakan ulasan analisis prioritas kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Said Didu menegaskan, pernyataannya yang menyebut Luhut hanya memikirkan uang, uang dan uang juga termasuk dalam rangkaian analisis tersebut.

Menurutnya, kebijakan pemerintah saat ini lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan ekonomi dibandingkan dengan kebijakan mengatasi pandemi virus corona.

Selain itu, Said Didu berpendapat Luhut sebagai menteri lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan investasi.