23.2 C
Bandar Lampung
Selasa 14 Juli, 2020 07:28 WIB
Beranda M. Nuh Mengira Dapat Rp 2,55 M Dari Acara Jokowi Berbagi Hadiah
Array

M. Nuh Mengira Dapat Rp 2,55 M Dari Acara Jokowi Berbagi Hadiah

 Nama seorang buruh bangunan asal Kampung Manggis, Pasar Kota Jambi, M. Nuh sempat menjadi buah bibir khalayak.

Hal ini lantaran sosoknya yang muncul dalam acara lelang motor Gesits bertanda tangan Presiden Joko Widodo saat Konser Amal ÔÇ£Berbagi Kasih Bersama BimboÔÇØ yang digelar MPR dan BPIP beberapa waktu lalu. M. Nuh diumumkan sebagai pemenang setelah disebut mengajukan penawaran tertinggi untuk motor listrik Jokowi itu senilai Rp 2,55 miliar.

Namun belakangan diketahui, dia ternyata tidak mampu membayar kemenangan lelang tersebut.

Dalam sebuah video di YouTube berjudul ÔÇ£Terkuak Bikin Heboh, Akhirnya M. Nuh Bongkar Siapa Dia & Apa Motifnya Ikut Lelang Motor JokowiÔÇØ, M. Nuh menjelaskan secara gamblang peristiwa yang sebenarnya terjadi saat itu. Video ini diunggah channel Macan Idealis pada Sabtu (23/4).

ÔÇ£Saya dari dulu buruh bangunan,ÔÇØ begitu M.Nuh mengawali wawancaranya dengan Vasco Ruseimy, sang pemandu acara. Tampak latar dinding kayu dalam video M. Nuh.

M. Nuh lantas bercerita bahwa saat menonton TV, dia kebetulan membuka siaran mengenai konser amal tersebut. Saat itu tepat di pertengahan kuis. Ada enam pilihan nomor yang bisa dihubungi. Lalu M. Nuh menghubungi kontak nomor 6 yang saat itu terlihat ditangani oleh Wanda Hamidah. Itupun dilakukan M. Nuh berkali-kali. Dia bahkan tidak menyangka bisa tersambung.

ÔÇ£Setelah masuk itu langsung (ditanya) ini dari siapa. (Dijawab) ini dari Pak M. Nuh, Kampung Manggis, Jambi,ÔÇØ urainya. Kemudian si penerima telepon M. Nuh menyambar dengan pertanyaan, ÔÇ£Apakah Bapak mau ikut?ÔÇØ.

M. Nuh yang mengira dirinya mendapat hadiah langsung menyahut. ÔÇ£Iya ana (saya) ikut,ÔÇØ tuturnya. ÔÇ£Yang nawarkan hadiah itu mereka sendiri. Waktu itu belum Rp 2,55 M, waktu itu sekitar Rp 500an juta hingga Rp 1 M dia nawarnya,ÔÇØ sambung M. Nuh. Setelah mencapai Rp 2 miliar, pulsa di handphone M. Nuh habis.

Dia bahkan sempat membanting hape tersebut lantaran kecewa gagal dapat hadiah. Namun kemudian, M. Nuh kaget lantaran handphonenya berdering dan dihubungi pihak lelang. Dia dikabari bahwa dirinya masih ikut dalam program.

ÔÇ£Beberapa penawaran ana ikutin, mereka hanya nanya nambah berapa,ÔÇØ kenangnya.

Di alam pikiran M. Nuh, semakin menawar tinggi maka akan semakin besar hadiah yang akan diperoleh. Dia kala itu berpikir bahwa acara itu adalah acara Presiden Joko Widodo berbagi hadiah untuk rakyat. ÔÇ£Setelah 2 M itu jeda, kami terus tawar-menawar. Setelah iklan, langsung (diumumkan) pemenang,ÔÇØ ujarnya.

Penerima telepon lantas menanyakan, ÔÇ£Apakah Bapak berani 2,5 M, terkunci?ÔÇØ. M. Nuh dengan lantang meminta kepada penerima telpon menaikan tawarannya Rp 50 juta. ÔÇ£Ana nggak pikir lelang. Kalau ana (tahu lelang) nggak berani. Ana pikir menang, ana loncat-loncat,ÔÇØ demikian kenangnya.

EDITOR : Adi

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Pejuang Bravo Lima Konsolidasi Kepengurusan Dan Kawal Jokowi-Maruf

Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung konsolidasi dalam rangka prakondisi pemantapan pelantikan kepengurusan periode 2019-2024. Acara berlangsung di Emerald Bistro, Emerald Hill Residence, Jl RE Martadinata, Kelurahan...

2.465 Penyelenggara Pilkada Waykanan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

 Sebanyak 2.465 orang penyelenggara adhoc Pilkada termasuk seluruh Pimpinan dan staf KPU Waykanan menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (12/7).

Kursi Nasir-Naldi Sudah Cukup Berlayar Di Pilkada Pesawaran

Kursi dukungan terhadap pasangan M. Nasir dan Naldi Rinara S Rizal sudah cukup untuk berlayar mengikuti kontestasi Pilkada 2020 Kabupaten Pesawaran. Setelah sebelumnya mengantongi empat...

Nasir-Naldi Terima Rekomendasi Pencalonan Dari DPP PAN

DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menyerahkan dukungannya kepada M. Nasir dan Naldi Rinara S Rizal sebagai pasangan kepala daerah pada Pilkada Serentak 2020 Kabupaten...
Translate »