23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 02:50 WIB
Beranda KAMPUS LBH BL Siap Dampingi Manula Yang Diduga Dipukul Rektor Unila

LBH BL Siap Dampingi Manula Yang Diduga Dipukul Rektor Unila

RMOLLampung. LBH Bandarlampung akan mendampingi seorang manula, Rodiah (64), yang melaporkan dirinya dipukul Hadriadi Mat Akin, rektor Universitas Lampung, gara-gara mempertahankan tanah buat jalan.

Tanah lebar tiga meter tersebut telah diniatkan Rodiah buat jalan umum.

“Korban tadi siang mendatangi Kantor LBH dan meminta bantuan hukum,” ujar Direktur LBH Bandarlampung Chandra Muliawan ketika dikonfirmasi RMOLLampung, Rabu (27/2), pukul 21.15 WIB.

Dipertegas lagi olehnya, secara institusi, LBH Bandarlampung siap mendampingi korban karena ini merupakan dugaan tindak pidana, kata pengganti direktur LBH Bandarlampung sebelumnya, Alian Setiadi.

Menurut dia, Rodiah datang ditemani keluarganya. Sang nenek berharap LBH Bandarlampung bisa membantunya menghadapi dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Dia mengatakan datang ke LBH Bandarlampung untuk minta bantuan sebagai “orang kecil”. Rodiah mengatakan tak ingin damai karena sudah dizolimi oleh sang rektor.

“Tak mau damai, walaupun dihalangi oleh sepuluh gunung sekalipun, saya dan bini saya sudah disakitin,” katanya kepada Kepala Divisi Ekonomi Sosial dan Budaya LBH Bandarlampung, Sumaindra.

Warga Rajabasa, Kota Bandarlampung itu telah melaporkan kasus pemukulan tersebut ke Polsek Kedaton dengan berkas No LP/225/II/LPG/Resta Balam, Sektor Kedaton, Kamis  (14/2).

Kasusnya berawal dari sekcok mulut soal lahan tiga meter yang hendak dihibahkan untuk jalan oleh Rodiah.

Hadriadi Mat Akin ingin membelinya, tapi Rodiah tetap ingin menjadikannya jalan untuk akses warga. Diduga kesal, sang rektot mendatangi dan memuluk Rodiah yang sudah tak berdaya karena sakit di rumahnya.

Hasriadi Mat Akin telah membantah kalau ada pemukulan. Dia mengatakan cuma kesalah pahaman saja dan sedikit mendorong Rodiah. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu. Ia...

Rapid Test Di Diskes Lampung Bayar Rp 350 Ribu

 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung yang juga wali santri, mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu...

Gempa Tektonik 4,9 SR Di Lepas Pantai Kabupaten Pesisir Barat

Gempa tektonik berkekuatan 4,9 scala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung,Jumat (5/6), pukul 11.04 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),...
Translate ┬╗